logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Sistem 2-1 Jalur Puncak Dinilai Tak Efektif Kurangi Macet

News28 Oktober 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 06 Sep 2025, 13:16 WIB
Diterbitkan 28 Okt 2019, 11:28 WIB
Copy Link
Batalkan

Dari hasil uji coba kanalisasi 2-1 di jalur Puncak, Jawa Barat sebagai pengganti sistem buka tutup lalu lintas pada hari Minggu, 27 Oktober 2019 kemarin, masih terjadi kemacetan di sejumlah titik. Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (28/10/2019), menurut Sekretaris Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementerian Perhubungan Hindro Surahmat, sistem baru ini masih perlu dievaluasi kembali. Alasannya, masih terjadi kemacetan di sejumlah titik di sepanjang jalur Puncak. Selain banyaknya keluar masuk kendaraan di tempat wisata, kemacetan juga disebabkan masih banyaknya pedagang kaki lima dan penyempitan jalan. "Setelah kita lakukan uji coba 2-1 tadi pagi berjalan lancar sampai ke atas, terus pada saat kembali dari Cisarua turun, terjadi kemacetan terutama di sekitar Pasar Cisarua," kata Sekretaris BPTJ Hindro Surahmat. Uji coba kanalisasi 2-1 juga menuai kritik dari warga kawasan Puncak karena sistem baru ini dinilai tidak efektif. Guna menghindari kemacetan yang lebih parah, pihak Satlantas Polres Bogor kembali memberlakukan sistem buka tutup jalur.

  • Jalur Puncak
  • Liputan6SCTV
  • Liputan6 Pagi
  • puncak
  • Puncak Bogor
  • Program TV News
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    Newssehari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    Newssehari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    Newssehari yang lalu
  • news08:52
    Tangis Anak Jurnalis Sidang Uji Materi UU TNI di MK, Curhat Sang Ayah Tewas Dihabisi
    Newssehari yang lalu
  • news08:07
    Geram DPR Gerindra Serukan Lawan Oknum Aparat TNI-Polri: Mari Kita Keroyok Sama-Sama!
    Newssehari yang lalu
  • news01:49
    Bahlil Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Akademisi: Kampus Bisa Terima Manfaat Pengelolaan Tambang
    Newssehari yang lalu
  • news09:46
    [Full] Isi Pertemuan Prabowo & 1.200 Akademisi di Istana, Rektor-Guru Besar Ada Permintaan Khusus
    Newssehari yang lalu
  • news09:30
    Rieke Oneng Ungkit Kisah Pilu Aurelie di Rapat DPR, Desak Pelaku Dihukum Setimpal
    Newssehari yang lalu
  • news03:16
    Pilu Tangis Laras Faizati Usai Divonis Salah Tanpa Dibui: Saya Pulang, Tapi Keadilan..
    Newssehari yang lalu
  • news04:36
    Langka, Ajang Amal Kumpulkan Mobil Super Mewah!
    Newssehari yang lalu