logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Pasar Wit-witan Suguhkan Nuansa Pedesaan Khas Alasmalang Banyuwangi

News27 September 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 20 Sep 2025, 13:46 WIB
Diterbitkan 27 Sep 2019, 05:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Sebuah kawasan hutan di Desa Alasmalang, Banyuwangi, Jawa Timur disulap menjadi pasar jajanan tradisional. Selain berburu kuliner khas pedesaan, para pengunjung juga disuguhi suasana hutan yang asri, dan rindang. Untuk mengurangi sampah plastik di sekitar pasar, seluruh pedagang di pasar ini, juga tidak menggunakan wadah berbahan dari plastik, melainkan wadah makanan yang terbuat dari sapu lidi, bambu, kayu hingga dedaunan, berikut video inspiratif dan menarik pada program Fokus, Rabu, 25 September 2019. Pasar Wit-witan terletak di kawasan hutan di Dusun Kemiren, Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur. Pasar ini hanya dibuka saat akhir pekan, dan hanya menjajakan makanan tradisional khas pedesaan. Ada jenang procot, apem kukus, orog-orog, cenil, lanun, klepon, dan berbagai macam jajanan tradisional lainnya. Serta aneka minuman tradisional yang menyehatkan, seperti beras kencur, kunyit asam, dan temulawak. Keunikan lainnya, di sini tidak menggunakan wadah makanan dari bahan plastik. Melainkan wadah, maupun sendok makanan yang terbuat dari bahan kayu, bambu, sapu lidi, hingga dedaunan. Tujuannya untuk mengurangi sampah plastik di sekitar pasar, dan upaya mengkampanyekan gerakan pemakaian bahan non-plastik. Disamping itu, seluruh pedagang juga wajib menggunakan pakaian tradisional. Pasar Wit-witan diambil dari sebuah kata Wit yang dalam Bahasa Indonesia berarti sebuah pohon. Di tempat ini, pengunjung benar-benar akan menikmati suasana hutan yang asri, dan rindang, sambil menikmati jajanan tradisional khas Nusantara. Selain menjajakan makanan, dan minuman khas tradisional. Di pasar di Banyuwangi ini juga menjajakan karya kerajinan tangan beberapa pemuda desa setempat, seperti jam weker, gantungan kunci, sendok maupun gelas yang semuanya terbuat dari kayu, sebagai buah tangan. Yuk saksikan video-nya

  • Banyuwangi
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • alasmalang
  • pasar wit-witan
  • jenang procot
  • orog-orog
  • singojuruh
  • news05:25
    Reaksi Perry Warjiyo soal Thomas Keponakan Prabowo Calon Deputi Gubernur BI
    News10 jam yang lalu
  • news08:41
    Inggris Dukung Rencana Prabowo Bangun 1.500 Kapal Ikan | Pati Banjir Seperti Lautan
    News10 jam yang lalu
  • news10:13
    Kritik DPR Singgung Keadilan Depan BGN: Gaji Sopir MBG Lebih Tinggi dari Guru
    News20 jam yang lalu
  • news05:50
    DPR Soroti Peristiwa Pelatih Valencia Tewas di Labuan Bajo Bisa Coreng Wisata RI
    News20 jam yang lalu
  • news11:13
    Repons Wagub Jabar Usai Gibran Temukan Meja & Kursi Sekolah Bolong di Tasikmalaya
    News20 jam yang lalu
  • news09:30
    Keras! Putra PDIP Depan Menpar Putri Singgung Pedagang UMKM: Ibu Nongkrong Sudah Gemeter
    News20 jam yang lalu
  • news03:02
    45 Tahun Berjualan Jamu Gendong, Melestarikan Budaya Agar Tak Punah
    News20 jam yang lalu
  • news08:58
    Puluhan Siswa di Kulon Progo Diduga Keracunan MBG
    Newssehari yang lalu
  • news09:23
    Ratusan Rumah Terendam Banjir, Warga Naik Perahu
    Newssehari yang lalu
  • news04:54
    Inggris Dukung Rencana Prabowo Membangun 1.500 Kapal Ikan
    Newssehari yang lalu