Gubernur Bali Minta Reklamasi Pelabuhan Benoa Dihentikan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali meminta PT Pelindo III menghentikan reklamasi di kawasan Pelabuhan Benoa. Reklamasi seluas 85 hektare itu dinilai telah merusak 17 hektare hutan bakau.
Seperti ditayangkanLiputan6 SCTV, Senin (26/8/2019), penghentian reklamasi di kawasan Pelabuhan Benoa itu dituangkan dalam sebuah surat resmi kepada direktur utama PT Pelindo III.
Dalam suratnya, Gubernur Bali Wayan Koster meminta PT Pelindo III menghentikan reklamasi di area dumping satu dan dua yang juga ditembuskan ke menteri BUMN, lingkungan hidup, serta agraria, dan penataan ruang.
Penghentian dilakukan setelah Pemprov Bali menemukan adanya kerusakan ekosistem, termasuk rusaknya 17 hektar hutan bakau. Pemerintah daerah juga menemukan adanya pelanggaran dalam proyek pengurukan reklamasi di Benoa.
"Kepada Pelindo III, saya minta untuk tidak menlanjutkan kegiatan reklamasi dan pengembangan," ujar Gubernur Bali Wayan Foster.
Dari dokumen yang ada, proses administrasi proyek reklamasi sudah dilakukan sejak 2012. Pelaksanaan pengembangan sudah dilakukan sejak 2017 yang hingga kini sudah mencapai progres 88,81 persen.
00:48Menkomdigi Temui Kapolri2026-10-27 23:55:00
00:41Pemilu Israel Tentukan Nasib Netanyahu2026-10-27 23:40:49
01:14Razia Patuh Lalu Lintas, Polwan Ditabrak2026-10-27 23:30:49
01:34Mainan Squishy Berjarum Suntik di SD Lebak Disita, Diduga Limbah Medis2026-10-27 23:13:56
02:55Sempat Dilaporkan Hilang, Ibu dan Anak di Madiun Tewas Dimutilasi2026-10-27 23:03:55
01:47Puluhan Desa di Aceh Terendam Banjir, Siswa Nekat Terobos demi TKA2026-10-27 22:52:05
01:18Ledakan Tabung Gas di Surabaya, 4 Rumah Rusak Berat dan 2 Lansia Terluka2026-10-27 22:42:14
01:35Pemulihan Bencana Sumatra Capai 98 Persen, Sekolah dan Faskes Masih Diperbaiki2026-10-27 20:58:47
01:14Api Karhutla Hanguskan Kuburan Batu Bersejarah di Toraja2026-10-27 20:25:43
02:33Karhutla Way Kambas Meluas hingga Ratusan Hektare2026-10-27 20:10:28
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9383977/original/067252100_1793119001-sg27-vo-komdigi-polri-sg27-sot-menteri-98d6c7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9383974/original/088017500_1793118736-sg27-vo-pemilu-israel-4be8fe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9383973/original/026604400_1793118535-sg27-ls-ops-lalin-70437a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9383965/original/044493400_1793117542-pg27-squishy-jarum-9dd799.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9383962/original/080317300_1793116937-jatim27-mutilasi-a83d3b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9383955/original/036780200_1793116048-pg27-banjir-tka-3da99b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9383952/original/033088800_1793115658-jatim27-ledakan-lpg-b8571f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9383900/original/044374300_1793109391-pg27-menko-pmk-sot-02e4ab.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9383879/original/022157100_1793107382-pg27-toraja-utara-914658.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9383866/original/047732200_1793106436-pg27-tnwk-bnpb-38e196.jpg)