Penyelidikan Sementara Polisi: Rusuh Lapas Langkat Buntut dari Razia Narkoba

Penyelidikan Sementara Polisi: Rusuh Lapas Langkat Buntut dari Razia Narkoba

Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan narkotika Kelas III Langkat Sumatera Utara mengamuk, Kamis, 6 Mei kemarin. Kaca pintu dan jendela di dalam gedung lapas porak poranda. Tiga mobil dan sembilan sepeda motor milik sipir yang terparkir di halaman lapas dibakar.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (17/5/2019), belum lagi empatlapis gerbang besi yang dijebol narapidana.

Penyelidikan sementara polisi, amuk narapidana buntut dari razia narkoba yang dilakukan di dalam Lapas Langkat.

"Kalau kita dapat informasi bahwa ada satu warga binaan yang tertangkap bawa sabu-sabu. Lalu, dapat tindakan dari petugas. Lalu dapat bantuan dari warga binaan lainnya," kata Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto.

Hingga Kamis sore kemarin, anggota Polsek Hinai berhasil menangkap kembali 22 narapidana yang sempat kabur saat rusuh di Lapas Langkat berlangsung. Polisi menangkap mereka saat bersembunyi di rumah warga dan semak belukar.

Ada pula narapidana yang justru ditangkap oleh warga sekitar lapas, kemudian diserahkan ke kantor polisi.

Razia kendaraan juga digelar guna menangkap kembali napi yang kabur. Sabhara Polrestabes Medan berhasil meringkus dua napi yang menumpang angkutan umum jurusan Aceh di Jalan Lintas Sumatera antara Langkat dengan Medan.

Saat rusuh terjadi, Lapas narkotika kelas III Langkat yang berkapasitas 900 narapidana, ternyata dihuni 1.635 orang. (Rio Audhitama Sihombing)

Ringkasan

Oleh Rio Audhitama Sihombing pada 17 May 2019, 14:27 WIB

Video Terkait

Spotlights