Kejutan Isi WA di HP Sony Eks Petinggi BGN, Muncul 41 Nama Minta Titik SPPG
Korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga tak hanya terkait kasus jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tersangka?Sony Sonjaya?mengungkap adanya dugaan proyek pengadaan CCTV dan alat sidik jari senilai lebih dari Rp 300 miliar yang diduga bermasalah. Kuasa hukum Eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, Krisna Murti juga mengungkap 41 nama yang disebut pernah mengajukan permintaan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Jumlah nama sebelumnya disebut sebanyak 26 orang kini bertambah. Hal itu diketahui setelah penyidik mengonfirmasi data dari telepon genggam Sony. #Merdekadotcom #SonySonjaya #EksWakaBGN #DaftarNama #ShortMdk
2026-06-19 14:00:12
SelengkapnyaPenampakan Kamar Royal Suite Hotel Sultan Yang Dieksekusi Hari Ini
Eksekusi lahan dan bangunan Hotel Sultan di Jakarta Pusat resmi selesai dilaksanakan. Negara kini kembali menguasai dua bidang tanah eks HGB seluas lebih dari 137 ribu meter persegi beserta seluruh bangunan dan fasilitas yang berdiri di atasnya. Petugas melakukan pengosongan area, sementara barang-barang milik PT Indobuildco yang masih berada di lokasi akan dipindahkan ke gudang penyimpanan di Bekasi. Pemerintah juga memberikan waktu satu bulan untuk pengambilan barang. Di balik proses eksekusi ini, Hotel Sultan dikenal memiliki Royal Suite atau Penthouse mewah di lantai 15 dengan panorama Jakarta, jacuzzi pribadi, dan berbagai fasilitas eksklusif lainnya. Kini, kawasan Hotel Sultan resmi memasuki babak baru di bawah penguasaan negara.
2026-06-19 09:00:24
SelengkapnyaKejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG Yang Miliki Peran Penting
Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, Glory Harimas Sihombing (GHS), sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penetapan dilakukan setelah penyidik menemukan dua alat bukti yang cukup. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyebut GHS diduga memperoleh akses titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui yayasannya atas bantuan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Titik dapur tersebut kemudian diduga diperjualbelikan kepada pihak yang ingin menjadi mitra Program MBG. Selain itu, GHS diduga memiliki akses komunikasi dengan tim verifikator untuk mengurus proses administrasi sejumlah SPPG. Ia juga diduga menyerahkan uang tunai dalam bentuk rupiah maupun mata uang asing kepada Dadan Hindayana yang disebut berasal dari calon mitra program. Usai ditetapkan sebagai tersangka, GHS langsung ditahan selama 20 hari di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung untuk kepentingan penyidikan.
2026-06-19 09:00:14
SelengkapnyaDemo Mahasiwa Batam Ricuh, Polisi Diduga Ucapkan Kata Kasar ke Demostran
Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan DPRD Kota Batam berujung ricuh setelah massa mencoba membakar ban sebagai simbol protes. Ketegangan terjadi ketika polisi menyemprotkan APAR untuk menggagalkan pembakaran, yang kemudian memicu adu mulut hingga saling dorong antara demonstran dan aparat. Mahasiswa juga menuding ada anggota polisi yang melontarkan ucapan tidak pantas saat pengamanan berlangsung. Dugaan tersebut disebut akan dilaporkan ke Propam untuk ditindaklanjuti.
2026-06-19 09:00:13
SelengkapnyaSerangan Drone Terbesar Ukraina Hantam Moskow
Dilansir dari laporan kantor berita pemerintah Rusia, TASS, Ukraina melancarkan serangan drone terbesar ke Moskow dalam dua tahun terakhir pada Kamis (18/06/2026). Serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur, memicu kebakaran, serta menebarkan puing-puing di berbagai wilayah sekitar ibu kota Rusia. Sementara itu pihak otoritas setempat masih melakukan penanganan dan pendataan dampak serangan.
2026-06-19 09:00:11
Selengkapnya