Menhan Tegas Kasus Andrie Yunus: Bicara Penyiraman Bisa Lebih Berat Hukumannya!

Komisi I DPR menggelar rapat dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Agus Subianto di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026. Hadir juga para Kepala Staf TNI mengikuti rapat ini. Menhan Sjafrie merespons soal kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Ia mengatakan perwira tinggi bisa dipenjara jika memang bersalah. "Di TNI kemampuan ini juga penertiban pengawakan bisa ditanyakan kepada TNI. Berapa bintang 3, bintang 2, bintang 1 yang dipenjara. Kita tidak melihat siapa-siapa. Jadi soal peradilan militer itu bukan persoalan mudah. Kita lakukan itu," ujar Menhan Sjafrie. Sjafrie menambahkan perwira tinggi bisa mendapat hukuman penjara seumur hidup jika melanggar peradilan militer termasuk kasus penyiraman air keras. "Ada seorang perwira tinggi kena hukuman penjara seumur hidup karena melanggar peradilan militer. Jadi kalau tadi ada bicara penyiraman, bisa lebih berat hukumannya," tambah Sjafrie. #Merdekadotcom #Menhan #SjafrieSjamsoeddin #AndrieYunus #ShortMdk

2026-05-19 18:00:11

Selengkapnya

Momen Jabat Tangan Israel-Palestina di Kongres FIFA Jadi Sorotan

Momen interaksi delegasi Israel dan Palestina dalam Kongres FIFA menjadi perhatian publik. Perbedaan pandangan terkait konflik yang berlangsung memunculkan ketegangan dalam forum sepak bola internasional tersebut. #Mdkdw26

2026-05-19 17:00:12

Selengkapnya

Sindiran Rocky Gerung soal Ekonomi RI Tumbuh 6%: Pak Purbaya Cuma Kasir, Mana Bisa..

Akademisi Rocky Gerung menyinggung Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang mentargetkan pertumbuhan Indonesia mencapai 6 persen. Hal itu disampaikan Rocky dalam Campus Calls Out Kemenkum X ITB Bandung, yang dikutip dari akun YouTube Kemenhum RI. "Karena Pak Purbaya juga disiksa oleh keinginan rakyat untuk melihat pertumbuhan. Padahal Pak Purbaya itu dia cuma kasir. Mana ada kasir menghasilkan growth (pertumbuhan)," kata Rocky. #Merdekadotcom #RockyGerung #PurbayaYudhiSadewa #PertumbuhanEkonomi #ShortMdk

2026-05-19 17:00:10

Selengkapnya

Kemenlu Kutuk Keras Militer Israel Culik Jurnalis & WNI Aktivis Kemanusiaan ke Gaza

Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat dan menahan sedikitnya 10 kapal misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. Berdasarkan data Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), terdapat sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di dalam rombongan kapal tersebut. Tiga di antaranya merupakan jurnalis nasional, yaitu Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan dari Republika, serta Andre Prasetyo dari Tempo. Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, mengonfirmasi bahwa kapal-kapal yang ditangkap militer Israel antara lain Kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys. Hingga kini, pihak Kemenlu masih kesulitan menghubungi kapal yang mengangkut jurnalis Republika, Bambang Noroyono, untuk memastikan kondisi logistik dan keselamatannya. "Kementerian Luar Negeri RI mendesak Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan, serta menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kepada rakyat Palestina," tegas Yvonne dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026). #Merdekadotcom #SumutFlotila #Jurnalis-AktivisIndonesia #Kemenlu #ShortMdk

2026-05-19 14:00:11

Selengkapnya

Jurnalis Indonesia Diculik Tentara Israel saat Ikut Misi Aktivis Kemanusiaan ke Gaza

Pasukan Israel mulai mencegat kapal-kapal dari Armada Global Sumud Flotilla pada hari Senin, ketika konvoi yang menuju Gaza. Sejumlah jurnalis Indonesia ikut disandera oleh pasukan Israel. Selain itu, 7 relawan asal Indonesia juga ikut disandera pasukan Israel. Para aktivis yang ikut mengenakan jaket pelampung dan mengangkat tangan mereka saat perahu-perahu yang membawa pasukan Israel mendekat. Tentara dengan perlengkapan taktis kemudian terlihat menaiki salah satu kapal. #Merdekadotcom #JurnalisIndonesia #SumutFlotilla #TentaraIsrael #ShortMdk

2026-05-19 11:00:11

Selengkapnya