Eskpresi Prabowo Geleng-Geleng Jengkel Ada Gerakan 'Kabur Aja Dulu': Sana Biar Kita Gak Gaduh!

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan dalam Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II, Cilacap, Rabu (29/4). Dalam sambutannya, Presiden Prabowo merasa kesal ada gerakan 'kabur aja dulu'. Presiden Prabowo mempersilakan masyarakat yang ingin melakukan 'kabur aja dulu'. Presiden Prabowo juga merasa jengkel, ada yang menyebut kondisi Indonesia kini 'Indonesia gelap'. #Merdekadotcom #PresidenPrabowoSubianto #Sindir #GerakanKaburAjaDulu #ShortMdk

2026-04-29 16:00:10

Selengkapnya

Hakim MK Suhartoyo Skakmat Jenderal TNI: Bapak Tidak Usah Membantah!

Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan pengujian materiil Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer pada Selasa (28/4/2026). Sidang tersebut mendengarkan keterangan saksi pemohon serta ahli dan saksi presiden. Kuasa hukum presiden dan pemerintah, Marsekal Pertama TNI M. Helmy Zulfadli Lubis mempertanyakan kesimpulan saksi pemohon soal perkara yang minim hukumanya. Padahal menurutnya, terdapat putusan yang menjatuhkan hukuman maksimal. Namun Hakim Konstitusi Suhartoyo meminta kepada Helmy untuk tidak membantah. "Bapak tidak usah membantah atau mengkantar. Saksi punya data tidak, yang pidananya juga ternyata maksimal," ujar Hakim Suhartoyo. #Merdekadotcom #HakimMK #MahkamahKosntitusi #PeradilanMiliter #ShortMdk

2026-04-29 15:00:13

Selengkapnya

Sidang Kasus Air Keras, Hakim Emosi! TNI Penyiram Aktivis Disuruh Buka Topi Malah Lepas Kacamata

Pengadilan Militer II-08 Jakarta menggelar sidang kasus penyerangan air keras terhadap Aktivis KontraS, Andrie Yunus. Sebanyak empat terdakwa dihadirkan lengkap dengan seragam militernya masing-masing. Terdapat momen hakim emosi saat meminta terdakwa 1 memperlihatkan lukanya karena ikut terkena air keras saat penyiraman. Hakim meminta terdakwa membuka topinya, namun justru terdakwa melepas kacamata. Adapun empat personel TNI tersebut, yakni Sersan Dua Edi Sudarko (terdakwa 1), Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi Cahyono (terdakwa 2), Kapten Nandala Dwi Prasetyo (terdakwa 3) dan Letnan Satu Sami Lakka (SL) (terdakwa 4). #Merdekadotcom #PengadilanMiliter #PenyiramanAirKeras #AndrieYunus #ShortMdk

2026-04-29 15:00:12

Selengkapnya

Rocky Gerung Kawal Jumhur Dilantik Prabowo Jadi Menteri: Kabinet Efektif Ada Tokoh Eks Napi

Presiden Prabowo Subianto menggelar reshuffle atau perombakan Kabinet Merah Putih, Senin (27/4/2026). Akademisi Rocky Gerung turut hadir dalam pelantikan pejabat baru. Kehadirannya untuk mendukung Menteri LHK Jumhur Hidayat Pada kesempatan itu Rocky juga mengatkan kabinet akan lebih efektif jika diisi oleh mantan narapidana. Walau Jumhur mantan napi dalam kasus penyebaran berita bohong, namun Jumhur adalah sosok intelektual. "Sebagai wakil masyarakat sipil diundang untuk menyaksikan sekaligus menjadi penanda bahwa kabinet itu juga jadi efektif kalau ada tokoh-tokoh mantan napi. Jumhur memang mantan narapidana, tapi dia belajar tentang perburuhan, ekonomi, lingkungan dari ITB. Jadi karena dia saya kenal, maka saya dampingi itu. Itu alasan saya ada di sini," katanya. #Merdekadotcom #RockyGerung #JumhurHidayat #MenterLingkunganHidup #ShortMdk

2026-04-28 20:00:11

Selengkapnya

Alasan Menteri PPPA Usul Gerbong Perempuan di Tengah Usai Kecelakaan Maut di Bekasi

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengusulkan gerbong perempuan dipindah ke tengah rangkaian KRL commuter line. Usulan itu disampaikan setelah terjadinya insiden kecelakaan antara KRL dengan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, 27 April 2026. Fauzi mengaku menyampaikan usulan ini secara langsung ke Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia saat menjenguk korban luka akibat insiden ini di RSUD Bekasi. Menurutnya, posisi tengah lebih aman saat terjadi insiden. Dia menyebut langkah ini untuk menekan risiko korban perempuan. #Merdekadotcom #MenteriPPA #GerbongWanita #KecelakaanKeretaApi #ShortMdk

2026-04-28 18:00:11

Selengkapnya