Terbongkar! Mafia Penjual Pulau di Banten Harga Rp65 Miliar, KKP Ungkap Modus Liciknya
Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Pung Nugroho Saksono menjelaskan tindakan sebuah perusahaan asing yang mencoba menjual pulau di Pandeglang, Banten. Diketahui nama perusahaan tersebut adalah PT GSM. Ipung mengatakan perusahaan tersebut menjual Pulau Umang, di Kabupaten Pandeglang, Banten senilai Rp65 miliar. Namun setelah ditemukan, tiba-tiba perusahaan tersebut mengaku tidak menjual pulau tersebut. Padahal sebelumnya, beredar di media online, PT GSM menjual Pulau Umang senilai Rp65 miliar. "Baru tanggal 15 April, terkait dengan isu penjualan Pulau Umang di Kabupaten Pandeglang, Banten yang viral di medsos. Kami cepat ambil tindakan. Pulau ini kecil sekali, rencananya akan seperti pulau pribadi. Itu dijual Rp65 miliar. Hal tersebut menunjukkan PT GSM mengaku tidak menjual pulau katanya. Tapi secara online dan iklan online, agen property telah dihapus, karena kami lakukan pengawasan. Kalau tidak ditindak mungkin masih lanjut," kata Ipung. #Merdekadotcom #KKP #MafiaPulau #PenjualanPulau #ShortMdk
2026-04-16 13:00:43
SelengkapnyaIrma NasDem Ngamuk Semprot Menkes dan Mensos di DPR: Citra Presiden Runtuh Karena ...
Anggota Komisi IX DPR RI, Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago, keras menyoroti soal baru ada 2,1 juta dari 11 juta peserta PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan telah kembali direaktivasi. Irma emosi saat mengetahui masih banyak orang miskin yang BPJS-nya masih dinon-aktifikan dan ini sangat menyedihkan. Hal ini diungkap Irma saat rapat bersama Menkes, Mensos, BPJS Kesehatan, di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (15/4). "Kami tidak butuh presentasi bagus, tidak butuh presentasi yang meluap-luap, tapi hasil di lapangannya nol besar. Ini fakta loh ya, dari 11.000 menjadi 2.000 itu juga fakta yang menyedihkan. Jadi tolonglah ya, jangan juga kemudian image dari Presiden itu runtuh karena bapak-bapak tidak bekerja dengan baik," tegas Irma. #Merdekadotcom #DPRRRI #Semprot #MensosdanMenkes #ShortMdk
2026-04-15 20:01:29
SelengkapnyaHizbullah Tolak Mentah Negosiasi dengan Israel: Kami Pilih Perang Total hingga Napas Terakhir
Sekretaris Jenderal HIzbollah, Naim Qassem, secara tegas menolak rencana negosiasi langsung antara Lebanon dan Israel yang dijadwalkan berlangsung di Washington. Dalam pidato televisinya pada Senin (13/4/2026), Qassem menyebut upaya dialog tersebut sebagai tindakan "absurd" dan bukan solusi untuk mengakhiri konflik. Tolak Negosiasi dan Serukan Perlawanan Naim Qassem menegaskan bahwa Hezbollah memilih jalur konfrontasi dan perlawanan untuk membela kedaulatan Lebanon. Ia memastikan kelompoknya tidak akan tunduk pada tekanan internasional maupun serangan militer. "Kami menolak negosiasi dengan entitas perampas Israel. Tidak akan ada penyerahan diri. Kami akan tetap berada di lapangan hingga napas terakhir," tegas Qassem. #Merdekadotcom #Hezbollah #Iran #IsraelVsIran #ShortMdk
2026-04-15 19:01:09
SelengkapnyaPERANG TOTAL! Pimpinan Mossad Israel Targetkan Rezim Iran Hancur, AS Mulai Blokade Selat Hormuz
Kepala Mossad, David Barnea, mengeluarkan pernyataan keras bahwa kampanye militer Israel terhadap Iran tidak akan berakhir hingga rezim yang berkuasa di Teheran "tidak lagi ada". Hal tersebut disampaikan Barnea dalam upacara peringatan Hari Peringatan Holocaust, Selasa (14/4/2026). Barnea menegaskan bahwa serangan terhadap Teheran hanyalah permulaan. Israel berkomitmen untuk melenyapkan ancaman eksistensial yang datang dari rezim ekstremis Iran. "Kampanye kami hanya akan lengkap ketika rezim ekstremis yang menginginkan kehancuran kami ini tidak lagi ada. Prinsip kami jelas: Tidak akan pernah lagi (Never again)," tegas Barnea. #Merdekadotcom #Mossad #Israel #IsraelVsIran #ShortMdk
2026-04-15 18:00:57
SelengkapnyaSBY Menohok Pesan ke TNI-Polri & BIN: Negara Milik Rakyat, Jangan Masuk Politik Praktis!
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY memberikan materi dalam acara SUPERMENTOR-28 on Leadership, Selasa (14/4). Dalam acara tersebut, SBY memberikan pesan tegas untuk pasukan TNI dan Polri untuk tetap netral. SBY juga menegaskan, agar TNI dan Polri tidak berurusan dengan politik praktis. "Saya mendoakan agar TNI kita ke depan makin berjaya, makin kuat untuk negara kita. Sebagai mantan pelaku reformasi ABRI, tetaplah pada tugas pokok sesuai dengan konstitusi. Jangan masuk dalam politik praktis. Tetaplah netral dalam kehidupan demokrasi, netral dalam pemilu supaya menjadi adil. Ingat TNI, Polri, Badan Intelijen, negara itu milik rakyat, milik kita semua," kata SBY. #Merdekadotcom #SusiloBambangYudhoyono #Pesan #Menohok #ShortMdk
2026-04-15 15:00:57
Selengkapnya