Komnas HAM Minta Penjelasan RSCM soal Kondisi Andrie Yunus #Merdekadotcom #Mdkdw26
Video Komnas HAM Minta Penjelasan RSCM soal Kondisi Andrie Yunus #Merdekadotcom #Mdkdw26 31 Mar 2026
2026-03-31 18:01:01
SelengkapnyaEmosi PDIP DPR Teriak 'Biadab': Bagaimana Kalau Anak Tentara yang Disiram Air Keras?
Komisi III DPR menggelar rapat dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Rapat digelar di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026. Anggota Komisi III dari Frakksi PDIP I Wayan Sudirta merespons kasus penyiraman air keras terhadap Andrie. Ia mengatakan aksi tersebut primitif dan biadab. Ia mengatakan harus menyingsingkan lengan untuk "Itu anak manusia. Bagaimana kalau anak tentara yang disiram air keras? Biadab banget ini. Usaha kita tantangan kita. Karena kebiadaban itu kita harus menyisingkan lengan, berjuang habis-habisan," ujar Wayan. #Merdekadotcom #AndrieYunus #KomisiIIDPRRI #PenyiramanAirKeras #ShortMdk
2026-03-31 16:01:01
SelengkapnyaSkandal Korupsi Haji, Liciknya Bagi Kuota Reguler & Khusus Langgar Aturan Jadi 50:50 Persen
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024, yakni Ismail Adham (Direktur Operasional PT Makassar Toraja/Maktour) dan Asrul Azis (Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus Ketua Umum Asosiasi Kesthuri). Kasus ini terkait dugaan penyimpangan pembagian kuota haji tambahan. Sesuai ketentuan, kuota haji dibagi 92% untuk reguler dan 8% untuk khusus. Namun pada penyelenggaraan 2024, kuota tambahan 20.000 dari Arab Saudi diduga diubah menjadi 50% reguler dan 50% khusus. Perubahan tersebut diduga membuka celah praktik jual beli kuota haji khusus melalui biro perjalanan, sehingga calon jemaah bisa berangkat tanpa antre dengan membayar sejumlah biaya tambahan. #Merdekadotcom #KPK #KorupsiDanaHaji #ModusLicik #Short Mdk
2026-03-31 14:00:51
SelengkapnyaKontraS Skak Polisi, Kecewa Pelaku Penyiram Air Keras Dilimpahkan ke Puspom TNI
Komisi III DPR menggelar rapat bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (31/3/2026). Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan percobaan pembunuhan berencana. Ia juga menyampaikan kekecewaan atas penanganan kasus yang telah dilimpahkan ke Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. "Saya cukup kecewa dengan apa yang tadi disampaikan oleh Dirkrimsus, bahwa kasus ini sudah dilimpahkan di Puspom. Tapi yang jelas proses ini terkesan lambat. Kenapa? Karena semenjak POM TNI melakukan identifikasi 4 terduga pelaku pada Kamis, 19 Maret, belum ada perilisan wajah atau identitas dari pelaku," kata Dimas. #Merdekadotcom #AndrieYunus #KomisiIIDPRRI #KontraS #ShortMdk
2026-03-31 14:00:48
SelengkapnyaTrump AS Klaim Iran Beri Hadiah Buka Jalur Selat Hormuz, Sinyal Perang Berakhir?
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keyakinannya akan potensi pergantian rezim di Iran usai sejumlah target militer disebut berhasil dihancurkan. Pernyataan itu disampaikan di atas Air Force One dalam perjalanan menuju Washington, Minggu (29/3/2026) malam. Trump juga mengeklaim Iran akan mengizinkan 20 kapal minyak melintasi Selat Hormuz mulai Senin, di tengah proses negosiasi yang berlangsung. "Kami menunjukkan hasil yang sangat baik dalam negosiasi itu, namun Anda tidak pernah tahu dengan Iran karena terkadang setelah bernegosiasi, kami harus tetap menyerang mereka," ujar Trump. Ia menambahkan, sebagian besar dari 15 poin proposal gencatan senjata AS disebut telah diterima Iran, meski tanpa merinci detail kesepakatan. #Merdekadotcom #DondaldTrump #SelatHormuz #NegosiasiIranAmerika #shortMdk
2026-03-30 20:00:51
Selengkapnya