Pengakuan SBY Singgung Perang Iran Vs Israel-AS: Zaman Dulu, Saya Berani Naikkan...

News2026-03-05 19:26:19
OlehLiputanenam
Diperbaharui 05 Mar 2026, 19:26 WIB
Diterbitkan05 Mar 2026, 19:26 WIB

Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menilai konflik peperangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, bisa berdampak pada harga bahan bakar minyak yang berpotensi naik. Hal tersebut disebabkan kebijakan Iran menutup Selat Hormuz. Selat itu menyumbang sekitar 20% dari pasokan energi global.

Dia berharap pemerintah harus siap-siap, karea harga minyak di tanah air sudah pasti akan terimbas, dan ini bisa mempengaruhi APBN. SBY juga pun berbagi pengalaman saat dirinya harus menaikan harga BBM sampai 104 persen. Langkah ini diambil untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia saat ini.

"Mau dikasih subsidi habis-habisan, jebol. Tapi kalau enggak, kalau gitu harga BBM kita naikkan. Harga gas kita naikkan. Siap tidak kita? Kecuali kalau zaman saya dulu, saya berani menaikkan 140%, tidak mudah itu. Sangat menyakitkan. Pahit, tapi harus saya ambil, supaya ekonomi selamat," kata SBY.