John Herdman Puji Fleksibilitas Kevin Diks, Dony Tri Dinilai Makin Matang di Timnas Indonesia

Bola2026-06-09 01:00:00
OlehAbdul Aziz
Diperbaharui 09 Jun 2026, 01:00 WIB
Diterbitkan09 Jun 2026, 01:00 WIB

Timnas Indonesia terus melakukan penyempurnaan menjelang menghadapi Mozambik dalam laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026). Pelatih John Herdman menyoroti fleksibilitas Kevin Diks dan perkembangan pesat Dony Tri Pamungkas, sementara Joey Pelupessy membahas kerja samanya dengan Ivar Jenner di lini tengah.

Pelupessy mengaku nyaman bermain bersama Jenner saat keduanya tampil penuh dalam pertandingan sebelumnya. Menurutnya, chemistry yang terjalin sudah cukup baik, meski masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki.

"Kami memiliki perasaan yang baik di lapangan. Namun setelah melihat ulang pertandingan, masih ada beberapa detail yang harus ditingkatkan, seperti jarak antarpemain dan koneksi dengan lini belakang maupun lini depan," ujar Pelupessy.

Gelandang berusia 32 tahun itu menilai fondasi kerja sama mereka sudah terbentuk dan berpotensi berkembang lebih baik lagi dalam pertandingan berikutnya.

Sementara itu, Herdman menjelaskan alasan di balik perubahan posisi yang dijalani Kevin Diks. Menurut pelatih asal Kanada tersebut, Diks merupakan pemain serbabisa yang mampu mengisi berbagai peran di sektor pertahanan.

"Kevin adalah pemain hybrid. Dia bisa bermain sebagai bek tengah kanan, bek tengah kiri, bek kanan, hingga bek sayap kanan. Kami sangat senang dengan apa yang dia berikan karena selalu menunjukkan profesionalisme dan kualitas," kata Herdman.

Herdman bahkan menilai Diks berpotensi menjadi salah satu bek sayap terbaik di level AFC berkat kemampuan menyerangnya yang menonjol.

Selain Diks, Herdman juga memberikan pujian kepada Dony Tri Pamungkas. Pemain muda tersebut dinilai terus berkembang setiap kali mendapat kesempatan tampil bersama Timnas Indonesia.

"Dony sedang tumbuh dalam peran internasionalnya. Dia bisa bermain di sisi kiri maupun kanan dan selalu masuk dengan mentalitas untuk menciptakan sesuatu," ujar Herdman.

Menurut Herdman, perkembangan Dony membuat persaingan di skuad semakin ketat. Ia meyakini pemain muda itu memiliki peluang besar untuk menjadi starter di level AFC pada masa mendatang.

"Dony sudah mulai memberi peringatan kepada para pemain senior. Sangat menarik melihat perkembangannya," tutur Herdman.

Laga melawan Mozambik menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk kembali menguji berbagai kombinasi pemain sekaligus meningkatkan kualitas permainan sebelum menghadapi agenda kompetitif berikutnya.