John Herdman Masih Pantau Kondisi Justin Hubner, Utamakan Konsistensi Tim Lawan Mozambik

Bola2026-06-09 00:35:00
OlehAbdul Aziz
Diperbaharui 09 Jun 2026, 00:35 WIB
Diterbitkan09 Jun 2026, 00:35 WIB

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, belum bisa memastikan apakah Justin Hubner akan tampil saat menghadapi Mozambik dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Hubner diketahui menjalani latihan terpisah dalam dua sesi latihan terakhir. Namun Herdman menegaskan kondisi bek berusia 22 tahun itu masih terus dipantau dan keputusan akhir akan diambil menjelang pertandingan.

"Untuk Justin, ini lebih kepada tindakan pencegahan. Kami sedang menjalani proses pengembalian bermain untuknya. Hari ini dia mendapat pemulihan penuh dan besok kami akan melihat ketersediaannya," ujar Herdman dalam konferensi pers, Senin (8/6/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab pertanyaan mengenai peluang Mathew Baker untuk tampil sebagai starter jika Hubner belum siap bermain. Meski tidak memberikan jawaban spesifik, Herdman menegaskan staf pelatih akan memilih opsi terbaik untuk kepentingan tim.

Selain membahas kondisi Hubner, pelatih asal Kanada itu juga mengungkap filosofi yang sedang dibangun selama pemusatan latihan Timnas Indonesia. Menurutnya, fokus utama saat ini bukan sekadar melakukan eksperimen pemain, melainkan membangun konsistensi permainan.

Herdman mengingatkan bahwa Timnas Indonesia hanya memiliki dua jendela FIFA Matchday lagi sebelum menghadapi agenda besar di level Asia. Karena itu, para pemain perlu mendapatkan menit bermain bersama untuk membentuk chemistry dan memahami sistem permainan yang diterapkan tim pelatih.

"Satu kata yang penting bagi saya dalam kamp ini adalah konsistensi. Kami harus membuat para pemain bermain bersama, membangun chemistry, dan membangun ritme," kata Herdman.

Ia menambahkan bahwa sejumlah pemain senior telah membuktikan kualitasnya di level klub maupun tim nasional sehingga layak mempertahankan tempat di susunan pemain utama.

"Kami memiliki pemain yang telah memenangkan hak untuk memulai pertandingan. Penting bagi mereka untuk mendapatkan konsistensi di starting eleven dan terbiasa memainkan sistem serta gaya bermain kami," jelasnya.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Herdman tidak ingin terlalu banyak melakukan rotasi menjelang turnamen penting. Fokus utamanya adalah memastikan Timnas Indonesia memiliki fondasi permainan yang kuat, solid, dan siap menghadapi tantangan di level Asia dalam beberapa bulan mendatang.