Barcelona Tumbang dari Alaves, Mimpi Raih 100 Poin Resmi Berakhir!

Bola2026-05-15 15:00:00
OlehBayu Kurniawan Santoso
Diperbaharui 15 May 2026, 15:00 WIB
Diterbitkan15 May 2026, 15:00 WIB

Barcelona gagal menjaga peluang mencapai 100 poin di La Liga musim ini setelah kalah 0-1 dari Alaves pada Kamis (14/5/2026) dini hari WIB.

Kekalahan tersebut sekaligus menghentikan catatan 11 kemenangan beruntun Blaugrana di kompetisi liga Spanyol. Padahal, Barcelona baru saja memastikan gelar juara liga kedua secara beruntun usai menang 2-0 atas Real Madrid pada akhir pekan lalu.

Barcelona membutuhkan tiga kemenangan dari tiga laga terakhir untuk menyentuh angka 100 poin. Namun target itu sirna setelah takluk di markas Alaves.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengaku kecewa dengan hasil tersebut, meski tetap melihat sejumlah hal positif dari performa timnya.

“Tentu saja saya kecewa dengan hasil ini karena kami kalah hari ini,” ujar Flick.

Menurut pelatih asal Jerman itu, laga berjalan sulit karena Alaves tampil sangat agresif demi menghindari degradasi.

“Mereka sedang berjuang untuk bertahan di La Liga dan membuat pertandingan menjadi sangat sulit bagi kami,” lanjutnya.

Barcelona sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan pada babak pertama. Namun, mereka gagal tampil tajam di lini depan dan kebobolan menjelang turun minum.

“Kami harus lebih fokus dalam momen-momen seperti itu,” kata Flick.

Meski gagal meraih poin penuh, Flick tetap mengapresiasi performa para pemainnya. Ia menilai tim masih menunjukkan kualitas permainan yang baik sepanjang pertandingan.

“Kami ingin mencapai 100 poin dan sekarang itu sudah tidak mungkin lagi, tetapi memang begitulah situasinya. Saya tetap senang dengan banyak hal yang saya lihat dari tim,” jelasnya.

Sementara itu, kemenangan menjadi hasil penting bagi Alaves. Tambahan tiga poin membuat mereka keluar dari zona degradasi dan naik ke posisi ke-15 klasemen dengan 40 poin, unggul satu angka dari tiga tim terbawah.

Sebelum pertandingan dimulai, para pemain Alaves juga memberikan guard of honor kepada skuad Barcelona sebagai bentuk penghormatan setelah keberhasilan mereka menjuarai La Liga musim ini.

Dalam konferensi pers, Flick juga menolak menanggapi pernyataan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, yang menuduh Barcelona terkait isu korupsi dan pencurian gelar liga.

“Saya rasa itu tidak layak untuk dijawab,” tegas Flick singkat.