Teja Paku Alam Utamakan Kemenangan Persib, Soal Rekor Clean Sheet Belakangan

Bola2026-04-14 07:41:06
OlehBayu Kurniawan Santoso
Diperbaharui 14 Apr 2026, 07:41 WIB
Diterbitkan14 Apr 2026, 07:41 WIB

Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, menegaskan bahwa kemenangan tim menjadi prioritas utama dibandingkan pencapaian individu setelah laga kontra Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (12/4/2026).

Persib berhasil mengamankan kemenangan tipis 3-2 dalam pertandingan tersebut. Meski gagal mencatatkan clean sheet, Teja mengaku tidak terlalu memikirkan peluang memecahkan rekor pribadi.

“Yang penting sekarang kemenangan tim dulu. Itu yang utama,” ujar Teja seusai pertandingan.

Ia juga menanggapi pertanyaan soal peluang menyamai atau melampaui catatan clean sheet legenda kiper sebelumnya. Menurutnya, pencapaian individu akan datang dengan sendirinya jika tim terus meraih hasil positif.

Dalam laga tersebut, Persib harus menghadapi tekanan setelah Bali United mampu mencetak dua gol. Situasi semakin menantang ketika tim lawan tampil agresif, terutama setelah momen kartu merah yang memengaruhi jalannya pertandingan.

“Setelah mereka kehilangan pemain, kami tetap tertekan. Tapi kami bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk meraih kemenangan,” jelasnya.

Teja juga menilai rotasi di lini belakang bukan menjadi kendala berarti bagi tim. Ia menyebut para pemain belakang yang diturunkan memiliki kualitas yang merata.

“Semua pemain belakang punya kualitas yang sama. Jadi tidak ada masalah dengan rotasi,” katanya.

Menatap laga berikutnya melawan Dewa United, Teja menegaskan target tim tetap konsisten, yakni meraih kemenangan dan mengamankan tiga poin.

“Target kami pasti menang. Kalau bisa clean sheet lagi, itu bonus,” tambahnya.

Dengan tujuh pertandingan tersisa, peluang untuk mencatatkan rekor clean sheet masih terbuka. Namun, Teja menegaskan fokus utama tetap pada performa tim secara keseluruhan.

Persib sendiri terus menjaga tren positif dalam perburuan posisi papan atas klasemen. Konsistensi menjadi kunci bagi Maung Bandung untuk tetap bersaing hingga akhir musim.