Igor Tudor di Ambang Pemecatan usai Tottenham Babak Belur di Liga Champions

Bola2026-03-11 12:53:40
OlehMuhammad Daffa Satrio
Diperbaharui 11 Mar 2026, 12:53 WIB
Diterbitkan11 Mar 2026, 12:53 WIB

Kursi pelatih Tottenham Hotspur milik Igor Tudor berada di ujung tanduk setelah timnya kalah telak 2-5 dari Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat masa depan Tudor langsung dipertanyakan karena Spurs belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan sejak ia ditunjuk sebagai manajer.

Kekalahan itu menjadi pukulan besar bagi Tottenham yang datang dengan harapan minimal membawa pulang hasil imbang dari kandang Atletico Madrid. Kenyataannya, pertandingan justru berubah menjadi mimpi buruk sejak menit awal ketika kesalahan pemain belakang membuat tuan rumah mampu mencetak gol cepat.

Kiper muda Antonin Kinsky menjadi sorotan setelah melakukan kesalahan fatal bersama bek Micky van de Ven. Kesalahan koordinasi di lini belakang membuat Atletico Madrid dengan mudah membuka keunggulan dan menguasai jalannya pertandingan sejak awal laga.

Situasi semakin memburuk pada menit ke-16 ketika Kinsky kembali melakukan blunder saat mencoba membangun serangan dari belakang. Umpan yang salah arah langsung dimanfaatkan Julian Alvarez untuk mencetak gol ke gawang kosong.

Pelatih Igor Tudor kemudian mengambil keputusan cepat dengan menarik keluar Kinsky hanya satu menit setelah kesalahan tersebut. Guglielmo Vicario dimasukkan sebagai kiper pengganti dengan harapan mampu menenangkan permainan Tottenham.

Masuknya Vicario ternyata tidak langsung memperbaiki keadaan. Atletico Madrid kembali menambah gol melalui Robin Le Normand yang membuat Spurs semakin tertinggal jauh dalam pertandingan tersebut.

Tottenham sempat mencoba bangkit pada babak kedua. Pedro Porro dan Dominic Solanke berhasil mencetak dua gol balasan yang sedikit memperkecil ketertinggalan, tetapi skor akhir tetap berpihak kepada Atletico Madrid dengan kemenangan 5-2.

Seusai pertandingan, Igor Tudor mengakui timnya tampil buruk dan melakukan banyak kesalahan yang berujung gol bagi lawan. Pelatih asal Kroasia itu juga meminta maaf kepada para suporter Tottenham yang datang langsung ke stadion untuk memberikan dukungan.

Tudor memilih tidak banyak berbicara mengenai masa depannya di klub dan menegaskan fokus utamanya adalah membantu tim bangkit dari situasi sulit. Ia menyebut pertandingan tersebut sebagai salah satu pengalaman paling aneh dalam karier kepelatihannya.

Sementara itu, laporan sejumlah media Inggris menyebut manajemen Tottenham mulai mempertimbangkan opsi pelatih baru jika situasi tidak membaik. Mantan striker Spurs, Robbie Keane, disebut menjadi salah satu kandidat terkuat yang dipertimbangkan untuk menggantikan Igor Tudor dalam waktu dekat.