Curhat Tomas Trucha: Ngomongin PSM Makassar hingga Coto Makassar jadi Favoritnya
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, berbagi cerita menarik mengenai perjalanan kariernya hingga pengalamannya melatih di Indonesia dalam program Bola Break.
Pelatih asal Republik Ceko itu mengaku senang bisa merasakan atmosfer sepak bola Indonesia yang menurutnya memiliki basis suporter besar serta perhatian media yang tinggi terhadap kompetisi domestik.
“Ini negara yang sangat mencintai sepak bola. Stadionnya bagus, timnya bagus, pelatihnya juga bagus. Basis suporternya sangat besar,” ujar Trucha.
Meski begitu, ia mengakui musim perdananya bersama PSM tidak selalu berjalan mulus. Beberapa hasil pertandingan yang kurang maksimal membuat tim kehilangan poin penting.
“Saya percaya kami punya tim yang sangat bagus dan dukungan yang kuat dari suporter serta manajemen. Tapi kadang kami hanya selangkah lagi untuk mendapatkan tiga poin,” kata Trucha.
Pelatih berusia 40-an tahun itu juga menjelaskan bagaimana dirinya bisa bergabung dengan PSM Makassar. Saat itu ia berada di Afrika Selatan bersama keluarganya sebelum menerima tawaran dari klub berjuluk Juku Eja.
Menurutnya, keputusan menerima tawaran PSM tidak membutuhkan waktu lama karena ia sudah mengenal reputasi klub tersebut.
“Bagi saya PSM adalah salah satu klub terbesar di Indonesia. Ketika tawaran datang, semuanya berjalan cepat dan saya langsung datang ke sini,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Trucha juga menyoroti pentingnya pengembangan pemain muda. Ia menilai akademi PSM memiliki potensi besar untuk melahirkan talenta baru bagi sepak bola Indonesia.
Ia bahkan menyebut beberapa nama pemain muda yang dinilai memiliki potensi untuk membela tim nasional kelompok umur di masa depan.
“Di tim kami ada banyak pemain muda berbakat seperti Detan, Mufli, Dzaki, dan Kaká. Mereka bisa menjadi bagian dari tim nasional U-20 atau U-23,” jelasnya.
Selain membahas sepak bola, Trucha juga berbagi cerita mengenai pengalamannya mencoba kuliner khas Makassar. Salah satu minuman favoritnya adalah sarabba, minuman jahe tradisional yang menurutnya mirip dengan minuman yang pernah ia temui di Afrika.
Ia juga mengaku menyukai sejumlah makanan khas daerah tersebut, seperti nasi goreng merah dan coto Makassar.
“Di Makassar banyak makanan enak. Tapi saya harus berhati-hati karena makanannya sangat menggoda,” ujar Trucha sambil tertawa.
Melalui pengalamannya melatih di berbagai negara, Trucha berharap bisa terus membantu perkembangan tim serta memberikan kontribusi positif bagi PSM Makassar di kompetisi musim ini.
04:55Erick Thohir Ungkap Sisi Lain Pemain Timnas Indonesia di The Longest Wait: Pengorbanan di Balik Perjuangan Garuda2026-10-29 20:17:47
21:34Dari Debut hingga Mimpi ke Piala Dunia, Kisah Beckham Putra di Balik Layar Timnas Indonesia2026-10-27 17:50:02
12:29Bola Break: Karim Rossi Ungkap Bek Paling Sulit Dihadapi di Liga Indonesia, Sebut William Pacheco2026-10-24 17:17:21
11:57Bola Break: Karim Rossi Kenang Dewa United, Sebut Suporter Indonesia dan Maroko Sama-Sama Gila Bola2026-10-23 21:13:58
10:15Bola Break: Karim Rossi Blak-blakan soal Sepak Bola Indonesia dan Asia, Tak Lebih Mudah dari Eropa2026-10-22 19:04:01
05:00EKSKLUSIF! Bola Break: Karim Rossi Sempat Masuk Radar Timnas Swiss, Singgung Pemain Lokal di Liga Indonesia2026-10-20 19:02:53
09:39Elias Dolah Nilai Timnas Indonesia Makin Kuat, Kenang Final Piala AFF 2020 Kontra Thailand2026-10-16 22:11:04
05:00Bola Break: Elias Dolah Ungkap Potensi Besar Liga Indonesia, Suporter Jadi Kekuatan Utama2026-10-13 19:10:36
05:00Elias Dolah Ungkap Cerita di Balik Kepindahan ke Bali United, Darah Swedia dan Thailand-Melayu2026-10-08 19:33:43
05:00Bola Break: Teeratep Winothai Ungkap Kekagumannya pada Bambang Pamungkas, “Striker Terbaik di Asia Tenggara”2026-10-05 13:45:23
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9385911/original/061806600_1793279867-20261029_erick-thohir-the-longest-wait-b5cb5f.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9383787/original/077666500_1793098202-bola-break-the-longest-wait-32a134.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9381596/original/056755100_1792835828-karim-rossi-hub03-766bf1.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9381198/original/047134900_1792763905-karim-rossi-hub02-a10371.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9380322/original/032756200_1792669056-karim-rossi-hub01-2fbac1.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9378293/original/028006300_1792496523-bola-break-karim-rossi-63ed82.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9375571/original/010367700_1792159520-elias-dolah_hub03-5c2e85.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9372790/original/090405600_1791890574-elias-dolah_hub02-b5ff1b.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9369037/original/074075500_1791459856-elias-dolah_hub01-e9230f.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9365514/original/068551700_1791181670-20260923_teeratep-winothai_hub02-aa5b97.png)