John Herdman Mau Tambah 2 Diaspora, Arya Sinulingga: Pasti Kualitas yang Bagus!

Bola2026-03-06 21:48:20
OlehMuhammad Daffa Satrio
Diperbaharui 06 Mar 2026, 21:48 WIB
Diterbitkan06 Mar 2026, 21:48 WIB

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, merespons kabar mengenai permintaan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang ingin menambah dua pemain diaspora dari Eropa ke dalam skuad Garuda. Arya menyebut pihak federasi masih menunggu perkembangan situasi sebelum memastikan proses tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Arya saat menghadiri kegiatan buka bersama dan bermain sepak bola bersama jurnalis yang tergabung dalam PSSI Pers di Lapangan C Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (6/3/2026) petang WIB.

Arya mengungkapkan bahwa waktu untuk memproses kedatangan dua pemain diaspora tersebut cukup mepet. Ia menilai berbagai tahapan administrasi harus diperhatikan sebelum pemain itu benar-benar bisa memperkuat Timnas Indonesia.

Proses naturalisasi disebut menjadi salah satu faktor penting yang harus dilalui. Jika kedua pemain tersebut memang membutuhkan status kewarganegaraan Indonesia, maka prosesnya harus melalui persetujuan di parlemen.

Menurut Arya, federasi masih menunggu jadwal sidang dari DPR terkait kemungkinan pembahasan naturalisasi pemain diaspora tersebut. Ia menjelaskan bahwa DPR memiliki jadwal pembukaan dan penutupan masa sidang yang harus diperhatikan.

Dua pemain diaspora yang dimaksud disebut merupakan hasil pemantauan langsung dari pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman. Pemantauan itu dilakukan Herdman saat melakukan perjalanan ke Eropa.

Kunjungan tersebut berlangsung pada akhir Januari hingga awal Februari 2026. Dalam periode itu, Herdman disebut meninjau sejumlah pemain potensial yang memiliki garis keturunan Indonesia.

Meski demikian, Arya belum bisa mengungkap identitas kedua pemain tersebut. Ia juga belum mengetahui secara pasti dari negara maupun kompetisi mana para pemain itu bermain.

Arya hanya memastikan bahwa Herdman tentu mencari pemain yang memiliki kualitas bagus untuk memperkuat Timnas Indonesia. Federasi pun akan menyesuaikan rencana tersebut dengan situasi yang ada.

Jika proses naturalisasi berjalan, dua pemain diaspora tersebut kemungkinan belum bisa memperkuat Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series yang akan digelar pada 27–30 Maret 2026 bersama Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts dan Nevis.