Tak Takut Posisi Baru! Dion Markx Pilih Bermain daripada Jadi Penonton di Persib

Bola2026-02-23 16:21:13
OlehMuhammad Daffa Satrio
Diperbaharui 23 Feb 2026, 16:21 WIB
Diterbitkan23 Feb 2026, 16:21 WIB

Pemain anyar Persib Bandung, Dion Markx akhirnya mencatatkan debut resmi bersama Persib Bandung saat menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-22 BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2/2026) malam WIB. Ia masuk pada menit ke-87 menggantikan Berguinho dan ikut mengamankan kemenangan 1-0.

Meski tampil singkat, bek muda tersebut mampu menjalankan tugasnya dengan disiplin. Ia membantu menjaga lini pertahanan tetap solid hingga peluit panjang dibunyikan.

Debut ini menjadi momen penting bagi Markx yang sebelumnya menanti kesempatan tampil di kompetisi resmi. Kepercayaan pelatih dibayar dengan performa yang tenang di sisa waktu pertandingan.

Dalam laga tersebut, ia sempat mengalami momen hampir miskomunikasi dengan Patricio Matricardi. Situasi itu terjadi ketika bola panjang mengarah ke area pertahanan.

Markx mengungkapkan suasana stadion yang berisik membuatnya tidak mendengar panggilan rekannya. Ia sempat berpikir untuk mengambil bola sebelum akhirnya situasi bisa diatasi tanpa masalah.

Ia menilai komunikasi di lapangan harus lebih ditingkatkan. Ke depan, dirinya maupun rekan setim harus lebih vokal agar tidak terjadi kebingungan serupa.

Selain membahas insiden itu, Markx menegaskan kesiapannya bermain di posisi mana pun. Ia tidak mempermasalahkan jika kembali ditempatkan di posisi berbeda.

Menurutnya, yang terpenting adalah mendapatkan menit bermain di level profesional. Ia datang ke Bandung untuk berkembang, bukan sekadar menjadi penonton.

Dalam sesi latihan, ia selalu memberikan 100 persen untuk meningkatkan kemampuan. Usianya yang masih muda menjadi motivasi untuk terus belajar dan menjadi versi terbaik dirinya.

Markx juga menyampaikan apresiasi kepada Bobotoh atas atmosfer luar biasa, terutama di tengah bulan Ramadan. Ia berharap dukungan tersebut terus hadir karena tim sangat membutuhkan energi dari para suporter di pertandingan berikutnya.