Akhiri Spekulasi, AFC Pastikan Vietnam Pelapor Kasus Naturalisasi Malaysia

Bola2026-02-12 13:48:58
OlehMuhammad Daffa Satrio
Diperbaharui 12 Feb 2026, 13:48 WIB
Diterbitkan12 Feb 2026, 13:48 WIB

Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC akhirnya mengungkap bahwa Vietnam adalah pihak yang melaporkan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia ke FIFA. Laporan itu muncul setelah laga kedua tim di Kualifikasi Piala Asia 2027.

Vietnam mempertanyakan keabsahan dokumen tujuh pemain, yakni Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Mereka diduga tidak memiliki garis keturunan yang sah dengan Malaysia.

FIFA kemudian melakukan penyelidikan terhadap dokumen para pemain tersebut. Hasil awalnya menyebut dokumen kakek-nenek yang diajukan tidak berkaitan dengan Malaysia.

Temuan itu membuat status naturalisasi ketujuh pemain dipertanyakan. FIFA pun menjatuhkan sanksi awal terhadap Federasi Sepak Bola Malaysia atau FAM.

Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi langsung dari FIFA. Hal itu terjadi setelah adanya protes resmi dari Vietnam.

AFC menyatakan kasus tersebut sepenuhnya berada dalam ranah penyelidikan FIFA. Prosesnya melibatkan federasi nasional dan otoritas sepak bola dunia.

Situasi ini menjadi sensitif karena Malaysia sedang memimpin klasemen Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027. Mereka mengoleksi 15 poin dan unggul tiga angka dari Vietnam di posisi kedua.

Pernyataan resmi AFC juga mengakhiri spekulasi mengenai siapa pelapor kasus tersebut. Sebelumnya, muncul tudingan yang menyeret nama Ketua PSSI, Erick Thohir.

Di sisi lain, FAM tidak tinggal diam dan langsung mengajukan banding ke Mahkamah Arbitrase Olahraga atau CAS. Mereka meminta penangguhan pelaksanaan sanksi yang dijatuhkan FIFA.

CAS kemudian mengabulkan permohonan penangguhan tersebut. Tujuh pemain itu masih diperbolehkan bermain hingga keputusan final banding diumumkan pada 26 Februari 2026.