Tangis Paris Pernandes Pecah usai Menghadapi Rudy Golden Boy: HSS Series 7 Sajikan Momen Emosional!
Momen emosional sekaligus penuh sportivitas terjadi setelah rematch HSS Series 7: The Redemption pada Sabtu malam (7/2/2026), ketika Paris Pernandes terlihat menangis usai menghadapi Rudy Golden Boy di atas ring. Air mata tersebut langsung menjadi sorotan penonton di arena maupun publik yang menyaksikan melalui siaran langsung.
Air mata Paris bukan semata karena kekalahan, tetapi juga karena rasa hormat terhadap rivalnya setelah pertarungan kickboxing lima ronde yang berlangsung sengit dan menguras energi. Ekspresi emosional itu memperlihatkan betapa besar tekanan dan arti penting laga tersebut bagi dirinya.
Pertemuan kedua ini menjadi salah satu laga paling dinanti publik karena mempertemukan kembali rivalitas CEO Bakuhantam dan CEO Holywings Sports Show dalam disiplin kickboxing. Rivalitas keduanya sudah terbangun sejak pertemuan pertama di HSS Series 6.
Pada pertemuan sebelumnya, Rudy Golden Boy berhasil meraih kemenangan lewat disiplin tinju. Rematch kali ini menjadi kesempatan bagi Paris untuk membalas kekalahan sekaligus membuktikan perkembangan kemampuannya di ring.
Sejak awal pertandingan, Paris tampil agresif dan mencoba menekan. Ia beberapa kali melancarkan kombinasi pukulan dan tendangan cepat untuk mencuri momentum serta memaksa Rudy keluar dari ritme permainannya.
Namun Rudy Golden Boy tetap tampil tenang dan disiplin sepanjang laga. Ia mampu menjaga jarak, membaca pola serangan lawan, serta memanfaatkan momen serangan balik secara efektif.
Memasuki ronde pertengahan, tempo pertarungan meningkat drastis. Kedua petarung saling jual beli serangan, menciptakan atmosfer pertandingan yang semakin menegangkan bagi penonton di arena.
Hingga ronde terakhir, duel berlangsung ketat dan penuh intensitas. Banyak pihak menilai pertemuan kedua ini jauh lebih sengit dibandingkan laga pertama karena Paris mampu memberikan perlawanan kuat sepanjang pertandingan.
Keputusan juri akhirnya menetapkan Rudy Golden Boy sebagai pemenang melalui unanimous decision dengan skor 50–47, 50–47, dan 49–45. Hasil tersebut sekaligus memastikan Rudy unggul 2–0 dalam dua pertemuan di dua disiplin berbeda.
Sesaat setelah hasil diumumkan, Paris Pernandes terlihat menitikkan air mata di atas ring. Ia kemudian menunjukkan sikap respek kepada Rudy Golden Boy, menandai berakhirnya pertarungan dengan nuansa sportivitas.
Momen tersebut menjadi sorotan karena memperlihatkan sisi emosional sekaligus kedewasaan dalam dunia combat sport. Air mata Paris dipandang sebagai simbol penghormatan terhadap rival sekaligus perjalanan keras yang telah dilalui menuju pertarungan ini.
Peristiwa ini menegaskan bahwa rivalitas Rudy Golden Boy dan Paris Pernandes bukan hanya soal kemenangan dan kekalahan, tetapi juga tentang penghormatan, sportivitas, serta perkembangan industri combat sport di Indonesia yang semakin mendapat perhatian publik.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496500/original/030847600_1770540645-KKJ_HSS_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496363/original/007802000_1770528690-HSS_PARIS_RUDY.jpg)