Loading iframe...

Dikritik karena Taktik Persija Monoton, Mauricio Souza Beri Respons Menohok

Bola 23 May 2026, 21:15 WIB

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menanggapi kritik publik yang menilai permainan Macan Kemayoran monoton sepanjang musim BRI Super League 2025/2026. Souza menegaskan timnya justru menjadi salah satu yang paling dominan secara statistik.

Pernyataan itu disampaikan setelah Persija menang 3-0 atas Semen Padang di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (23/5/2026) sore WIB.

Menurut Mauricio Souza, anggapan bahwa lawan sudah mudah membaca permainan Persija tidak sesuai dengan data performa tim sepanjang musim.

“Jika lawan benar-benar bisa membaca permainan kami, kami tidak akan menjadi tim dengan jumlah tembakan terbanyak dan expected goals tertinggi di liga,” ujar Souza dalam konferensi pers.

Pelatih asal Brasil itu menegaskan Persija mendominasi banyak aspek statistik penyerangan, mulai dari penguasaan bola, jumlah tembakan, hingga frekuensi masuk ke area pertahanan lawan.

Souza juga menilai banyak lawan bermain sangat defensif saat menghadapi Persija. Menurutnya, hampir 90 persen tim memilih bertahan total atau menerapkan strategi parkir bus ketika melawan Macan Kemayoran.

“Kami menguasai bola, menguasai area sepertiga akhir lawan, dan menciptakan lebih banyak peluang. Masalahnya bukan taktik,” katanya.

Mauricio Souza kemudian mencontohkan laga melawan Persib Bandung. Dalam pertandingan tersebut, Persija unggul statistik dengan 20 tembakan berbanding tujuh serta penguasaan bola mencapai 65 persen, meski akhirnya kalah.

Bagi Souza, hasil akhir memang penting, tetapi performa permainan tetap menjadi dasar utama dalam proses membangun tim.

“Kami tidak bisa mengontrol kemenangan. Kami mengontrol performa di lapangan. Jika bermain buruk, saya akan mengakuinya,” tegasnya.

Meski demikian, Souza memahami bahwa publik sepak bola lebih mudah menilai tim berdasarkan hasil akhir pertandingan. Ia mengakui kemenangan tetap menjadi faktor utama untuk mendapatkan apresiasi dari suporter.

“Saya mengerti orang hanya melihat menang atau kalah. Tetapi saya percaya bermain baik akan mendekatkan tim pada kemenangan,” ucapnya.

Persija sendiri menutup pertandingan kontra Semen Padang dengan kemenangan meyakinkan 3-0 di JIS. Hasil itu sekaligus menjadi jawaban positif Macan Kemayoran setelah sempat mendapat sorotan terkait konsistensi permainan mereka musim ini.

Oleh Abdul Aziz Diperbaharui 23 May 2026, 21:15 WIB
Diterbitkan 23 May 2026, 21:15 WIB