Loading iframe...

John Herdman: Timnas Indonesia Tak Cuma Butuh Striker, Semua Harus Bisa Cetak Gol!

Bola 23 May 2026, 09:05 WIB

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap evaluasi utama setelah FIFA Series sekaligus mempersiapkan skuad Garuda menuju FIFA Matchday Juni 2026. Herdman menilai Timnas Indonesia masih memiliki kelemahan besar di area sepertiga akhir lapangan.

Dalam sesi doorstop pada Jumat (22/5/2026) sore WIB, pelatih asal Inggris tersebut menyebut FIFA Series menjadi platform penting untuk membangun fondasi Timnas Indonesia menuju target besar Piala Dunia 2030.

“Semuanya adalah rekayasa balik menuju Piala Dunia 2030. Saya selalu melihat bagaimana kami ingin tim ini berkembang dalam empat tahun ke depan,” ujar Herdman.

Menurutnya, Timnas Indonesia mulai menunjukkan identitas baru yang lebih dinamis, fleksibel, dan adaptif. Herdman juga menilai para pemain cukup cepat memahami instruksi taktik meski hanya memiliki waktu persiapan yang singkat.

Ia secara khusus memuji kemampuan tim dalam membangun permainan dari lini belakang hingga area tengah lapangan. Namun, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah terbesar.

“Kami memiliki celah besar dalam permainan di sepertiga akhir. Tetapi kalau dipikir-pikir, kami hanya punya dua hari persiapan,” kata Herdman sambil tertawa.

Pelatih berusia 50 tahun itu juga menyoroti pola pikir sepak bola Indonesia yang dinilai terlalu bergantung pada sosok penyerang tengah.

“Saya terus mendengar Indonesia membutuhkan nomor sembilan. Tapi bagi saya, Indonesia membutuhkan mentalitas bahwa semua orang bisa mencetak gol,” tegasnya.

Herdman ingin seluruh pemain, termasuk wing back, gelandang, hingga bek tengah, memiliki keberanian masuk ke kotak penalti dan aktif menciptakan peluang.

Ia menilai Timnas Indonesia di era sebelumnya terlalu pasif dan hanya mengandalkan transisi bertahan ke menyerang.

“Bagi kami, kami membutuhkan lebih banyak pemain yang berpikir overload, plus satu, terus menyerang dan menembus lini lawan,” jelas Herdman.

Meski demikian, Herdman optimistis kelemahan tersebut dapat diperbaiki dalam pemusatan latihan berikutnya. Ia mengaku sudah berdiskusi dengan kelompok kepemimpinan tim untuk meningkatkan pergerakan pemain di area penalti dan efektivitas serangan.

“Kami akan siap,” tutup Herdman optimistis.

Oleh Abdul Aziz Diperbaharui 23 May 2026, 09:05 WIB
Diterbitkan 23 May 2026, 09:05 WIB