Replika Trofi Piala Dunia Buatan Pengrajin Brasil Laris Manis hingga Mancanegara
Demam Piala Dunia 2026 mulai terasa di Brasil. Pengrajin trofi asal Rio de Janeiro, Jarbas Meneghini Carlini, kembali menjadi sorotan setelah memproduksi ratusan replika Trofi Piala Dunia FIFA secara manual di bengkelnya di kawasan Campo Grande.
Carlini yang merupakan mantan ahli metalurgi telah menekuni usaha pembuatan trofi selama lebih dari 30 tahun. Kecintaannya terhadap sepak bola membuat dirinya mengubah hobi menjadi bisnis yang kini dikenal hingga berbagai negara.
Inspirasi terbesar Carlini datang saat melihat Dunga mengangkat trofi Piala Dunia 1994 bersama Brasil. Momen itu membuatnya mulai menciptakan replika trofi yang menjadi simbol kejayaan sepak bola dunia.
Seluruh trofi dibuat secara manual menggunakan cetakan semen dan plester sebelum melalui proses pengecatan akhir. Meski bukan terbuat dari emas seperti trofi asli FIFA, Carlini menilai replika tersebut tetap mampu menghadirkan rasa kagum bagi para penggemar sepak bola.
Harga replika buatan Carlini bervariasi mulai dari sekitar satu dolar hingga seratus dolar tergantung ukuran dan detail pengerjaan. Trofi-trofi tersebut banyak dibeli wisatawan maupun kolektor sepak bola dari berbagai daerah.
Selain menjual kepada penggemar, Carlini juga pernah memberikan replika trofinya kepada sejumlah legenda sepak bola Brasil seperti Pele dan Ronaldinho.
Menjelang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Carlini mengaku mulai memproduksi trofi sejak Januari untuk memenuhi lonjakan permintaan. Ia memperkirakan penjualan bisa meningkat tajam jika Brasil tampil impresif di turnamen nanti.
Selain trofi Piala Dunia FIFA modern, Carlini juga membuat replika trofi Jules Rimet yang digunakan pada era 1930 hingga 1970. Ia turut memproduksi replika Copa Libertadores, bola emas, sarung tangan emas, hingga sepatu emas.
Carlini menyebut tahun Piala Dunia selalu menjadi periode paling sibuk sekaligus paling menguntungkan dalam bisnisnya. Atmosfer sepak bola di Brasil membuat antusiasme masyarakat meningkat drastis setiap kali turnamen terbesar dunia digelar.
Brasil sendiri masih menjadi negara dengan koleksi gelar Piala Dunia terbanyak yakni lima trofi. Namun Selecao belum kembali menjadi juara sejak terakhir kali mengangkat trofi pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang.