Loading iframe...

Mauricio Souza Ungkap Cara Bangkitkan Mental Persija Usai Kalah dari Persib

Bola 16 May 2026, 11:20 WIB

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memastikan timnya tetap memiliki motivasi tinggi saat menghadapi Persik Kediri pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, Sabtu (16/5/2026) sore WIB. Hal itu ditegaskan setelah Macan Kemayoran menelan kekalahan dari rivalnya, Persib Bandung, pada laga sebelumnya.

Mauricio mengakui seluruh tim merasa kecewa karena gagal mencapai target musim ini. Namun, ia menilai para pemain Persija tetap menunjukkan profesionalisme dan fokus untuk bangkit di pertandingan berikutnya.

“Kita semua sangat sedih karena tidak bisa mencapai target tahun ini. Kami yakin sebenarnya bisa ada di posisi lebih baik di klasemen,” ujar Mauricio Souza dalam konferensi pers jelang laga.

Meski demikian, pelatih asal Brasil itu menegaskan Persija tidak ingin terus larut dalam kekecewaan. Fokus utama tim saat ini adalah menatap laga melawan Persik Kediri dan memburu kemenangan.

“Grup saya sangat profesional. Mereka tahu sedang mewakili Persija. Jadi besok kita harus lupakan apa yang sudah terjadi dan fokus lawan Persik,” katanya.

Selain tekanan mental setelah kalah dari Persib, Persija juga harus menghadapi cuaca panas karena pertandingan digelar pada sore hari di Kediri. Mauricio menyebut timnya harus pintar mengatur energi agar tetap solid sepanjang laga.

“Panas sekali, tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak bisa ganti waktu pertandingan. Kita harus pintar supaya bisa tahan kondisi di lapangan dan tetap kompak sebagai tim,” lanjutnya.

Bek Persija, Jordi Amat, juga menegaskan timnya siap menghadapi situasi tersebut. Menurut pemain Timnas Indonesia itu, skuad Persija sudah terbiasa bermain dalam kondisi cuaca panas.

“Kami tahu besok akan sangat panas, tetapi memang seperti itu kondisinya. Motivasi kami tetap sangat tinggi,” ujar Jordi.

Mantan pemain Espanyol tersebut berharap Persija bisa menutup sisa musim dengan hasil positif. Ia menargetkan dua kemenangan dalam dua laga terakhir demi mengakhiri kompetisi dengan lebih baik.

“Kami ingin menutup dua pertandingan terakhir dengan dua kemenangan agar semua orang bisa mengakhirinya dengan baik,” tegas Jordi Amat.

Oleh Bayu Kurniawan Santoso Diperbaharui 16 May 2026, 11:20 WIB
Diterbitkan 16 May 2026, 11:20 WIB