Loading iframe...

PSG Tembus Final Liga Champions, Marquinhos: Mentalitas Jadi Faktor Penentu!

Bola 07 May 2026, 11:49 WIB

Paris Saint-Germain memastikan langkah ke final Liga Champions UEFA untuk musim kedua berturut-turut setelah menyingkirkan Bayern Munchen dengan agregat 6-5 di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026).

Keberhasilan tersebut disambut antusias oleh para pemain PSG yang menilai kemenangan itu lahir dari semangat kolektif dan kerja sama tim sepanjang pertandingan melawan Bayern Munchen.

Gelandang PSG, Désiré Doué, menyebut suasana ruang ganti dipenuhi kebahagiaan setelah tim memastikan tiket final. Ia menilai seluruh pemain menunjukkan perjuangan satu sama lain sepanjang pertandingan.

Menurut Doué, pertandingan semifinal Liga Champions menjadi momen yang sejak kecil diimpikan setiap pemain sepak bola. Ia menegaskan PSG tampil dengan identitas permainan yang sama seperti biasanya, yakni menyerang dan bertahan secara kolektif.

PSG juga dinilai mampu menunjukkan organisasi permainan yang solid, terutama saat bertahan sebagai tim, yang menjadi salah satu faktor penting dalam mengatasi tekanan Bayern Munchen di laga tandang.

Bek tengah PSG, Marquinhos, menyebut pencapaian lolos ke final dua musim berturut-turut menjadi sesuatu yang sangat sulit diraih di level Liga Champions.

Ia menilai pengalaman dan mentalitas menjadi faktor penting bagi PSG dalam menghadapi tekanan kompetisi Eropa. Marquinhos juga menegaskan timnya belum memenangkan apa pun dan tetap harus fokus menghadapi partai final.

Sementara itu, gelandang PSG, Fabian Ruiz, menilai kemenangan atas Bayern Munchen menjadi hasil besar mengingat kualitas lawan yang mereka hadapi hingga akhir pertandingan.

Fabian Ruiz juga memberikan pujian kepada pelatih PSG, Luis Enrique, yang disebutnya sebagai salah satu pelatih terbaik dunia berkat ide permainan dan filosofi sepak bola yang diterapkan di tim.

CEO PSG, Nasser Al-Khelaifi, turut menyebut keberhasilan mencapai final kembali menjadi bukti perkembangan tim muda PSG, sekaligus menegaskan ambisi klub untuk terus bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa dalam beberapa tahun ke depan. 

Oleh Muhammad Daffa Satrio Diperbaharui 07 May 2026, 11:49 WIB
Diterbitkan 07 May 2026, 11:49 WIB