Loading iframe...

Kurniawan Dwi Yulianto Tegaskan, Tak Ada Pemain Titipan di Timnas Indonesia U-17

Bola 17 Apr 2026, 14:48 WIB

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menegaskan tidak ada pemain titipan dalam skuad Garuda Muda setelah kekalahan 0-1 dari Malaysia pada laga kedua Grup A Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Kamis (16/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Kurniawan untuk merespons berbagai spekulasi yang muncul terkait komposisi tim, menyusul hasil kurang maksimal di turnamen.

Kurniawan memastikan seluruh pemain yang saat ini memperkuat Timnas Indonesia U-17 merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan dalam beberapa tahap.

“Saya pastikan tidak ada indikasi apa pun. Ini adalah tim terbaik hasil seleksi yang kami lakukan,” ujar Kurniawan.

Ia menjelaskan proses seleksi dilakukan selama kurang lebih delapan minggu, dengan melibatkan pemain dari berbagai sumber, termasuk Elite Pro Academy (EPA) dan hasil pemantauan tim scouting.

Dalam proses tersebut, penilaian tidak hanya didasarkan pada performa di lapangan, tetapi juga mencakup berbagai aspek lain seperti kondisi fisik dan data pendukung.

“Kami menilai dari berbagai aspek, mulai dari performa, laporan kebugaran, hingga biometrik. Semua diperhitungkan secara menyeluruh,” jelasnya.

Selain itu, Kurniawan juga memaparkan alasan di balik keputusannya memainkan lebih banyak pemain bertipe menyerang saat menghadapi Malaysia.

Menurutnya, strategi tersebut diambil untuk meningkatkan daya gedor tim, terutama ketika Indonesia kesulitan menembus pertahanan rapat lawan.

“Kami ingin mencetak gol, terutama di babak kedua. Karena Malaysia bermain dengan lima pemain belakang, kami butuh lebih banyak pemain di kotak penalti,” kata Kurniawan.

Ia menambahkan, kehadiran beberapa striker di lapangan diharapkan bisa menciptakan lebih banyak peluang dalam situasi padat di area pertahanan lawan.

Meski demikian, upaya tersebut belum membuahkan hasil, dan Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia lewat satu gol yang tercipta dari situasi bola mati.

Kurniawan menegaskan bahwa evaluasi akan terus dilakukan untuk memperbaiki performa tim ke depan, termasuk dalam hal efektivitas serangan.

“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami. Kami akan terus memperbaiki tim agar bisa tampil lebih baik di pertandingan berikutnya,” pungkasnya.

Oleh Muhammad Iqbal Ichsan Diperbaharui 17 Apr 2026, 14:48 WIB
Diterbitkan 17 Apr 2026, 14:48 WIB