Loading iframe...

Komentar Mauricio Souza usai Persija Takluk dari Bhayangkara FC: Kartu Merah Ubah Segalanya

Bola 05 Apr 2026, 21:55 WIB

Persija Jakarta harus menelan kekalahan 2-3 dari Bhayangkara Presisi Indonesia FC pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026).

Hasil ini membuat peluang Persija dalam perburuan gelar juara semakin berat, sementara Bhayangkara Presisi semakin memperkuat posisinya di papan atas klasemen.

Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Persija sempat tampil sesuai rencana dengan mampu menekan dan menciptakan peluang berbahaya ke gawang lawan.

Namun momentum mulai berubah ketika Persija kehilangan ritme permainan. Lini pertahanan mulai memberikan ruang yang dimanfaatkan Bhayangkara untuk mencetak gol penting.

Situasi semakin sulit bagi Persija di awal babak kedua setelah harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah. Kondisi tersebut menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan.

Bhayangkara Presisi memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan efektif hingga akhirnya memastikan kemenangan dramatis 3-2.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyebut timnya sebenarnya memulai pertandingan dengan baik sesuai rencana yang telah disusun.

Ia menilai para pemain mampu menemukan ruang dan menciptakan peluang, bahkan berpotensi mencetak gol tambahan sebelum kehilangan kendali permainan.

Menurutnya, kartu merah di babak kedua membuat situasi menjadi sangat sulit, terlebih beberapa pemain tidak dalam kondisi terbaik sehingga keseimbangan tim terganggu.

Mauricio tetap mengapresiasi perjuangan timnya yang terus mencoba hingga akhir laga, meski mengakui bermain dengan 10 pemain membuat peluang untuk bangkit hampir mustahil.

Oleh Muhammad Daffa Satrio Diperbaharui 05 Apr 2026, 21:55 WIB
Diterbitkan 05 Apr 2026, 21:55 WIB