Loading iframe...

Eksklusif! Pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov dan Kenangan Piala Asia 2007 yang Masih Terasa

Bola 29 Mar 2026, 15:47 WIB

Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali ke Jakarta dalam ajang FIFA Series 2026. Baginya, Indonesia bukan sekadar lokasi pertandingan, melainkan bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Dalam perbincangan di program Bola Break, Dimitrov menyebut Indonesia memiliki tempat spesial di hatinya. Ia pernah bermain untuk Persija Jakarta dan memulai karier kepelatihannya di Tanah Air.

“Saya sangat senang bisa kembali. Saya punya keterikatan dengan Indonesia karena pernah bermain dan melatih di sini,” ujar Dimitrov.

Awalnya, Bulgaria dijadwalkan tampil di Rwanda. Namun ketika mengetahui Indonesia menjadi tuan rumah, federasi mereka berupaya agar bisa berpartisipasi di Jakarta.

Di FIFA Series 2026, Dimitrov menegaskan timnya datang dengan ambisi besar. Meski tidak membawa skuad terbaik, Bulgaria tetap menargetkan kemenangan di setiap pertandingan sekaligus memberi kesempatan bagi pemain muda.

“Kami ingin meningkatkan level permainan dan memberi peluang kepada pemain muda untuk berkembang di level internasional,” jelasnya.

Selain membahas timnya, Dimitrov juga menyoroti perkembangan Timnas Indonesia. Menurutnya, perubahan signifikan terlihat dari meningkatnya jumlah pemain yang berkarier di Eropa.

“Sekarang ada banyak pemain yang bermain di liga top Eropa. Itu menunjukkan perkembangan sepak bola Indonesia ke arah yang positif,” katanya.

Ia juga mengapresiasi investasi yang dilakukan federasi, baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusia. Dimitrov bahkan menilai Indonesia semakin dekat untuk bersaing di level lebih tinggi, termasuk peluang lolos ke Piala Dunia.

Tak hanya itu, Dimitrov turut mengenang momen emosional saat mendampingi Timnas Indonesia di Piala Asia 2007. Ia mengingat atmosfer stadion yang penuh dan dukungan luar biasa dari suporter.

“Kami bermain sangat baik. Mengalahkan Bahrain, dan hanya kalah tipis dari Arab Saudi serta Korea Selatan,” kenangnya.

Salah satu momen yang paling diingatnya adalah cedera Boaz Solossa, yang saat itu menjadi salah satu pemain kunci tim.

Menutup pembicaraan, Dimitrov mengaku masih memiliki rasa cinta terhadap sepak bola Indonesia, meski saat ini fokus utamanya adalah membawa Bulgaria tampil maksimal.

“Saya mencintai Indonesia, tetapi sekarang fokus saya adalah tim nasional Bulgaria,” tegasnya.

Oleh Abdul Aziz Diperbaharui 29 Mar 2026, 15:47 WIB
Diterbitkan 29 Mar 2026, 15:47 WIB