Loading iframe...

PBVSI Ubah Format Livoli dan Terapkan Salary Cap di Proliga Mulai 2027

Bola 28 Feb 2026, 16:06 WIB

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, mengumumkan reformasi kompetisi nasional yang akan mulai diterapkan pada 2027. Dua kebijakan utama yang disiapkan adalah perubahan format Livoli dan penerapan regulasi batas gaji atau salary cap di Proliga.

Untuk Livoli Divisi 1, PBVSI akan menerapkan sistem rayonisasi. Kompetisi akan dibagi ke dalam sejumlah wilayah, yakni Sumatera, Jawa, Nusra, Kalimantan, serta Maluku-Papua. Dari masing-masing rayon akan dipilih tim terbaik untuk bertanding di Jawa sebelum ditentukan empat tim promosi ke Divisi Utama.

“Nanti ada format baru di Livoli. Divisi 1 ada sistem merayonisasi. Dari tiap rayon diambil yang terbaik, lalu bertanding lagi. Empat terbaik masuk Divisi Utama, dan empat terbawah di Divisi Utama terdegradasi,” ujar Imam.

Ia menilai sistem tersebut akan meningkatkan kualitas pertandingan sekaligus menciptakan pembinaan berkelanjutan. Dengan mekanisme promosi dan degradasi yang lebih kompetitif, PBVSI berharap muncul pemerataan kekuatan antardaerah.

Selain itu, federasi juga akan memberlakukan salary cap di Proliga mulai 2027. Aturan ini akan mengatur batas total honor pemain dalam satu klub, baik pemain lokal maupun asing.

“Kita akan membuat salary cap untuk mengatur besaran honor pemain. Satu klub ada batas total untuk pemain lokal dan pemain asing. Pemain tim nasional juga dibatasi maksimal dua dalam satu klub agar terjadi pemerataan,” jelasnya.

Menurut Imam, kebijakan ini bertujuan menekan biaya operasional klub agar tidak semakin tinggi sekaligus mendorong distribusi pemain lebih merata. Dengan demikian, tim papan tengah dan bawah memiliki peluang lebih besar bersaing di kasta tertinggi.

PBVSI menargetkan Proliga 2027 diikuti minimal delapan tim putra dan delapan tim putri. Reformasi ini diharapkan memperkuat fondasi kompetisi nasional dan menciptakan ekosistem voli yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Oleh Abdul Aziz Diperbaharui 28 Feb 2026, 16:06 WIB
Diterbitkan 28 Feb 2026, 16:06 WIB