Juara Piala Asia Futsal 2026, Vahid Shamsaei Bicara Masa Depan Iran
Pelatih Timnas Futsal Iran, Vahid Shamsaei, menegaskan bahwa misi utamanya setelah menjadi sosok paling sukses dalam sejarah Piala Asia Futsal adalah meneruskan ilmu dan pengalamannya kepada generasi muda.
Iran memastikan diri menjadi juara Piala Asia Futsal 2026 setelah menaklukkan Timnas Futsal Indonesia melalui adu penalti pada laga final yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Gelar ini menjadi trofi Piala Asia ke-14 bagi Iran, sekaligus mempertegas status mereka sebagai raja futsal Asia.
Bagi Vahid Shamsaei, pencapaian ini memiliki makna spesial. Legenda futsal Iran tersebut kini mengoleksi total 10 gelar Piala Asia, delapan di antaranya diraih sebagai pemain dan dua sebagai pelatih kepala.
“Pertama-tama saya bersyukur kepada Tuhan atas semua gelar ini. Semua kejayaan ini sudah dirintis sejak lama,” ujar Vahid Shamsaei dalam konferensi pers usai pertandingan.
Setelah menutup karier sebagai pemain, Vahid menegaskan fokus utamanya kini adalah membagikan pengetahuan dan pengalaman kepada talenta muda Iran, demi menjaga kesinambungan prestasi futsal negaranya.
“Saya sudah menuntaskan masa saya sebagai pemain. Langkah saya berikutnya adalah menyampaikan dan mentransfer seluruh pengetahuan serta pengalaman kepada pemain-pemain muda,” katanya.
Vahid mencontohkan hubungan panjangnya dengan sejumlah pemain yang kini berada di skuad utama Iran, termasuk Saeid, yang telah ia dampingi sejak usia belia hingga kini menjadi pemain tim nasional.
“Kami pernah bermain bersama. Sekarang saya adalah pelatihnya. Kami tinggal bersama dan memiliki banyak pengalaman serta kenangan,” ucapnya.
Meski meraih gelar juara, Vahid Shamsaei secara terbuka mengakui tekanan emosional besar yang menyertai perjalanan Iran di turnamen ini. Bahkan, ia menyebut perasaannya tidak sepenuhnya merayakan kemenangan.
“Turnamen ini sangat membebani kami. Secara emosional saya merasa kalah. Pada akhirnya, yang akan tercatat dalam sejarah hanyalah gelarnya,” tuturnya.
Vahid juga menyinggung bagaimana sejarah sering kali hanya mengingat hasil akhir, bukan detail perjuangan di baliknya. Ia mencontohkan kemenangan Iran pada edisi 2002 yang kini tetap dikenang sebagai gelar juara, terlepas dari dinamika pertandingan saat itu.
“Bertahun-tahun kemudian, semua orang hanya akan mengatakan bahwa pada 2026 di Indonesia, Iran memenangkan turnamen ini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Vahid Shamsaei juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia atas sambutan dan keramahan selama turnamen berlangsung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia atas keramahan mereka,” ujar pelatih berusia 50 tahun itu.
Dengan gelar Piala Asia Futsal 2026, Iran memperpanjang dominasi mereka di kawasan Asia, sementara Vahid Shamsaei menegaskan bahwa warisan pengetahuan dan regenerasi pemain akan menjadi fondasi utama langkah futsal Iran ke depan.
-
05:00 Iran Juara Piala Asia Futsal 2026, Kian Kukuh Jadi Raja Asia!
Bola 8 months ago -
05:00 Meski Sedikit, Suporter Timnas Futsal Iran Tetap Berisik di Indonesia Arena
Bola 8 months ago -
05:00 Pelatih Iran Menangis di Konferensi Pers Final Piala Asia Futsal 2026
Bola 8 months ago -
05:00 Mental Juara Iran Tak Gentar Hadapi Teror Indonesia Arena
Bola 8 months ago -
05:00 Nostalgia Kenang 2002 di Jakarta, Pelatih Iran Akui Tekanan Lebih Besar di Piala Asia Futsal 2026
Bola 8 months ago -
03:46 Komentar Pelatih Iran Jelang Lawan Irak di Piala Asia 2026: Arena Tak Seimbang, Mental Juara Diuji
Bola 8 months ago