Hector Souto Tolak Disebut Pencetak Sejarah Timnas Futsal Indonesia
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menolak anggapan bahwa dirinya menjadi tokoh utama di balik keberhasilan tim mencetak sejarah di Piala Asia Futsal 2026. Ia menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen tim.
Timnas Futsal Indonesia mencatatkan sejarah beruntun dalam dua hari. Pada Selasa (4/2/2026), Indonesia untuk pertama kalinya menembus semifinal Piala Asia Futsal usai mengalahkan Vietnam 3-2. Dua hari berselang, Kamis (6/2/2026), Garuda kembali menorehkan sejarah dengan melaju ke final setelah menyingkirkan Jepang 5-3 di Indonesia Arena, Jakarta.
Pada sesi jumpa pers pasca laga semifinal, Hector Souto secara tegas menepis narasi yang menyebut dirinya sebagai pencetak sejarah.
“Pertama, saya tidak menciptakan sejarah,” ujar Souto.
Pelatih asal Spanyol itu menilai prestasi tersebut lahir dari kerja keras seluruh tim, bukan hasil peran satu individu. Ia mengaku mulai lelah dengan narasi yang terlalu menonjolkan dirinya dalam pencapaian Timnas Futsal Indonesia.
“Saya mulai lelah dengan narasi ‘history maker’ dan Hector Souto. Ini kerja kolektif. Bukan hanya pemain yang ada di sini,” lanjutnya.
Souto bahkan menyebut para pemain yang tidak masuk dalam skuad turnamen tahun ini tetap layak mendapat pengakuan. Salah satunya adalah Evan Soumilena, yang harus absen karena cedera dan menyaksikan perjuangan tim dari tribun Indonesia Arena.
“Bukan saya pembuat sejarah, tim saya yang melakukannya. Ini bukan tentang satu orang, tapi tentang semua orang,” tegasnya.
Dalam laga melawan Jepang, Indonesia sempat unggul dua gol lewat Samuel Eko pada menit ke-12 serta gol bunuh diri Takehiro Motoishi (23'). Jepang menyamakan kedudukan melalui Takehiro (31') dan Kazuya Shimizu (35').
Firman Ardiansyah membawa Indonesia kembali unggul 3-2 pada menit ke-39, sebelum Jepang memaksakan perpanjangan waktu lewat penalti Shimizu pada menit ke-40. Di babak tambahan, Reza Gunawan dan Dewa Rizki memastikan kemenangan Indonesia dengan skor akhir 5-3.
Souto tetap memberikan respek tinggi kepada Jepang, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan utama futsal Asia.
“Jepang adalah tim luar biasa. Mereka punya pemain hebat, taktik modern, dan pelatih yang sangat saya hormati. Tapi begitulah olahraga,” ucapnya.
Di partai final, Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Iran, tim tersukses di Piala Asia Futsal dengan torehan 13 gelar dari 15 final. Laga final dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena, Sabtu (7/2/2026) pukul 19.00 WIB.
-
01:24 Hector Souto Tak Khawatir Hasil Lawan Brasil, Ingin Timnas Futsal Indonesia Jadi Inspirasi Generasi Mendatang
Bola 1 week ago -
03:13 Bola Break: Hector Souto Buka Jalan Pemain Futsal Indonesia Berkarier di Spanyol
Bola 2 months ago -
11:56 Bola Break: Hector Souto Tak Pernah Janji Juara, Tapi Yakin Timnas Indonesia Bisa Juara
Bola 3 months ago -
07:34 Bola Break: Hector Souto, Dari Kehilangan Pekerjaan di Spanyol hingga Mencetak Sejarah di Vietnam
Bola 3 months ago -
07:35 Bola Break: Hector Souto, Dari Mimpi Jadi Pesepak Bola hingga Melatih Timnas Futsal Indonesia
Bola 3 months ago -
56:40 EKSKLUSIF Hector Souto! Dari Desa Kecil di Spanyol Jadi Penakluk Futsal Asia Bareng Timnas Indonesia
Bola 4 months ago -
04:17 Gol Menit Akhir! Timnas Futsal Indonesia Kalahkan Australia 3-2 dan Juara Grup
Bola 6 months ago -
06:15 Regenerasi Dimulai, Hector Souto Siapkan Masa Depan Timnas Futsal Indonesia
Bola 6 months ago -
07:26 Dari Tegang hingga Penuh Semangat, Ini Ragam Ekspresi Hector Souto di Final
Bola 8 months ago -
01:51 Usai Hampir Juara, Hector Souto Ungkap Langkah Timnas Futsal Indonesia Selanjutnya
Bola 8 months ago