Cemburu Buta, Pria Bantai Istri Pakai Golok hingga Tewas
Petugas medis Puskesmas Batu Ketulis, Lampung Barat, Selasa siang memeriksa sejumlah luka jasad wanita yang tinggal di Desa Atarkuaw, Kecamatan Batu Tulis, Lampung.
Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Rabu (4/12/2019), wanita ini menjadi korban cemburu buta Suyanto, yang tidak lain adalah suaminya sendiri.
"Ada beberapa luka robek mulai dari kepala sampai tangan ke punggung, cuma yang paling parah itu belakang telinga kiri sampai telinga kanan," ujar Tim Medis dr Irawati.
Pembunuhan terjadi di rumah korban di Desa Atarkuaw, Batu Ketulis, Selasa, 2 Desember 2019 siang. Kepada polisi, tersangka mengaku membunuh karena cemburu korban berselingkuh dengan laki-laki lain.
"Awal pemeriksaan memang motifnya perselingkuhan, di mana pelaku menduga istrinya melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga," Kapolres Lampung Barat AKBP Rachmat Tri Hariyadi.
Dari lokasi pembunuhan, polisi menyita golok yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa istrinya. Tersangka Suyanto diancam hukuman 15 tahun penjara.
-
19:26 Fokus : Kapal Nelayan di Jember Karam Diterjang Ombak saat Hendak Memasuki Pelabuhan
TV 9 months ago -
56:17 Fokus Pagi : Jemur Kasur, Wanita di Tambora Jakbar Jatuh dari Lantai 3 Rumah
TV 9 months ago -
22:13 Fokus : Banjir Berlarut-larut Melanda Perumahan di Kab. Bekasi
TV 9 months ago -
56:57 Fokus Pagi : Kobaran Api di Pabrik Sandal di Medan, Banyak Bahan Baku Mudah Terbakar
TV 9 months ago -
19:26 Fokus : Duka Keluarga Menanti Kabar Korban Longsor di Cisarua
TV 9 months ago -
58:50 Fokus Pagi : Angin Kencang di Cilincing Jakut Rusak Puluhan Rumah, Wanita Lansia Terluka
TV 9 months ago -
39:11 Fokus : Ancaman Longsor di Pasirlangu Hambat Pencarian Korban
TV 9 months ago -
01:05:09 Fokus Pagi : Angin Kencang di Purbalingga Sebabkan Pohon Tumbang, Timpa Pemotor
TV 9 months ago -
18:42 Fokus : Angin Kencang Hantam Atap Sekolah di Sukabumi
TV 9 months ago -
01:00:03 Fokus Pagi : Longsor Terjang Permukiman di Kawasan Pasirlangu, Tiga Korban Ditemukan
TV 9 months ago