Bandara Kembali Dibuka, Warga Nepal Berebut Tinggalkan Negara

Global2025-09-12 14:24:50
OlehRatu Annisaa Suryasumirat
Diperbaharui 12 Sep 2025, 14:26 WIB
Diterbitkan12 Sep 2025, 14:24 WIB

Ratusan warga memadati Bandara Internasional Tribhuvan, Kathmandu, pada Kamis (11/9), untuk meninggalkan Nepal setelah dua hari kerusuhan besar yang membakar gedung-gedung pemerintah dan memaksa Perdana Menteri KP Sharma Oli mengundurkan diri serta melarikan diri.

Sampai saat ini masih belum jelas siapa yang akan memimpin pemerintahan, sementara tentara berjaga di jalan-jalan ibu kota. Menurut Kementerian Kesehatan Nepal, 30 orang tewas dan 1.000 lainnya luka dalam bentrokan antara demonstran dan aparat.

Warga memilih meninggalkan Nepal di tengah ketidakpastian politik dan berharap generasi baru pemimpin bisa membawa perubahan.