logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Kondisi Bayi yang Lahir di Runtuhan Gedung Akibat Gempa Turki, Dokter: Keadaannya Membaik

Global10 Februari 2023
K
OlehKrismas Wahyu Utami
Diperbaharui 09 Okt 2025, 22:36 WIB
Diterbitkan 10 Feb 2023, 14:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Bayi perempuan yang berhasil diselamatkan dari reruntuhan di Kota Jindayris, Suriah barat laut, pasca gempa Turki 6 Februari 2023 kini dalam kondisi membaik. Dokter yang merawatnya memberi nama Aya yang berarti keajaiban dalam bahasa Arab. Saat ditemukan Aya masih terhubung dengan tali pusar jasad Ibunya. Ibu, ayah, dan keempat saudara kandungnya meninggal akibat gempa. Ribuan orang menawarkan diri untuk mengadopsi bayi perempuan tersebut.

  • Gempa Turki
  • Enam Plus
  • bayi perempuan
  • bayi korban gempa
  • Gempa Turki 6 Februari 2023
  • Tali Pusar
  • news05:22
    Minnesota Membara! Agen Federal Bentrok Dengan Warga
    Global41 menit yang lalu
  • news06:07
    Crane Ambruk Timpa Kereta Di Thailand, Renggut 22 Nyawa
    Global21 jam yang lalu
  • news07:29
    Panas di Minnesota, Protes Dan Gas Air Mata Warnai Aksi Anti ICE
    Global21 jam yang lalu
  • news07:54
    Ancaman AS ke Iran Menguat, Trump Tunggu Laporan Korban
    Globalsehari yang lalu
  • news03:09
    Tegas Lawan Trump, Greenland Pilih Denmark Dan Tolak Jadi Milik AS
    Globalsehari yang lalu
  • news02:34
    Ratusan Petani Prancis Protes Kesepakatan Dagang UE--Mercosur, Bawa Traktor ke Paris
    Global2 hari yang lalu
  • news05:00
    Serangan Rusia Hantam Kharkiv, Tewaskan Warga dan Hancurkan Bangunan
    Global2 hari yang lalu
  • news03:58
    Greenland Tegas Tolak Ambisi AS untuk Caplok Wilayahnya
    Global2 hari yang lalu
  • news03:29
    Mantan Presiden Korea Selatan Terancam Hukuman Mati
    Global2 hari yang lalu
  • news04:02
    Keras! Iran Tuding Intel Israel Dalangi Kerusuhan
    Global2 hari yang lalu