Banjir Kepung Jakarta, Ini Kata Anies dan Menteri PUPR

Banjir Kepung Jakarta, Ini Kata Anies dan Menteri PUPR

Sejumlah kawasan Ibu Kota terendam banjir akibat hujan deras yang turun yang turun sejak Rabu, 1 Januari 2020. Salah satunya bantaran Kali Ciliwung.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (2/1/2020), dari pantauan udara terlihat hampir semua kawasan di bantaran Kali Ciliwung terendam banjir.

Pantauan dilakukan menelusuri Kali Ciliwung dari Cibinong hingga Manggarai serta kawasan lalu lintas yang terganggu akibat banjir. Sedikitnya pemantauan meliputi 130 titik banjir.

Menteri PUPR menyatakan, selain akibat curah hujan yang sangat tinggi, banjir disebabkan pula oleh terhentinya normalisasi Kali Ciliwung dan sodetan Kali Ciliwung ke Banjir Kanal Timur serta belum selesainya Bendungan Ciawi dan Sukamahi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, prioritas utama adalah membantu warga yang terkena banjir. Pemprov sudah melakukan persiapan dengan mengerahkan 120 ribu petugas.

Terkait banjir, Anies mengatakan, pengendalian volume air tidak akan bisa optimal jika tidak ada pengendalian air di hulu sungai.

Pada Rabu siang kemarin, Anies meninjau Pintu Air Manggarai. Hujan deras yang tak kunjung henti serta air kiriman mengakibatkan debit air di Pintu Air Manggarai meningkat. Agar aliran di pintu air tak menghambat, timbunan sampah yang terbawa arus terus dievakuasi petugas.

Anies meminta kepada seluruh warga DKI Jakarta yang berada di aliran sungai untuk bersiaga. Meski begitu, Pemprov DKI mengerahkan semua personel untuk membantu evakuasi di setiap kantor kelurahan dan kecamatan serta menyediakan semua keperluan medis dan logistik bagi warga terdampak banjir.

Ringkasan

Oleh Muhammad Gustirha Yunas pada 02 January 2020, 11:04 WIB

Video Terkait

Spotlights