EKSKLUSIF! Erlina Kurniati Bongkar Alasan Banyak Pelatih Indonesia Hijrah ke China
Bola Break kembali menghadirkan kisah menarik dari dunia bulu tangkis. Dalam perbincangan bersama Rizky Hidayat di kanal YouTube Bola.com, mantan atlet PB Djarum yang kini menjadi pelatih di Provinsi Henan, China, Erlina Kurniati, mengungkap alasan semakin banyak pelatih bulu tangkis Indonesia memilih membangun karier di Negeri Tirai Bambu.
Menurut Erlina, peluang menjadi pelatih di Indonesia masih tergolong terbatas. Regenerasi di sejumlah klub besar berjalan lambat sehingga kesempatan bagi pelatih muda untuk berkembang tidak sebanyak di luar negeri.
"Kalau di Indonesia, kuota pelatih di klub besar sangat sedikit. Regenerasinya juga menurut saya tidak terlalu cepat. Banyak pelatih muda akhirnya memilih mencari kesempatan di luar negeri," ujar Erlina.
Perempuan yang pernah memperkuat PB Djarum itu menjelaskan bahwa jaringan pertemanan memiliki peran penting dalam membuka peluang bekerja di luar negeri. Setelah sempat melatih di Kanada, ia menerima tawaran melatih di China pada awal 2024 melalui rekomendasi rekan sesama pelatih.
Awalnya, Erlina hanya berencana bekerja selama tiga bulan. Namun, ia akhirnya memutuskan memperpanjang kontrak setelah merasa nyaman dengan lingkungan kerja di China.
Ia menilai sistem kehidupan di sana cukup mendukung. Selain transportasi yang mudah dan lingkungan yang aman, Erlina juga mengapresiasi tingginya toleransi terhadap perbedaan budaya dan agama, termasuk kebebasan menjalankan ibadah di sela-sela aktivitas melatih.
Dalam pekerjaannya, Erlina menangani atlet usia 7 hingga 15 tahun. Menariknya, ia tetap menerapkan metode latihan yang dipelajarinya selama berkarier di Indonesia, mulai dari PB Djarum hingga pengalaman magang di Pelatnas PBSI.
Erlina juga mengungkapkan jumlah pelatih bulu tangkis Indonesia di China terus bertambah. Berdasarkan pengetahuannya, kini terdapat lebih dari 200 pelatih asal Indonesia yang bekerja di berbagai daerah di China.
Meski menikmati karier di luar negeri, Erlina menegaskan dirinya tidak berencana menetap selamanya di China. Ia berharap suatu saat bisa kembali ke Indonesia untuk membangun usaha, mengembangkan dunia pendidikan, serta tetap berkontribusi bagi perkembangan bulu tangkis nasional.
Di akhir perbincangan, Erlina mengajak atlet-atlet muda Indonesia agar tetap fokus pada proses, bekerja keras setiap hari, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi masa sulit dalam perjalanan karier mereka.
13:35Veda Ega Pratama Cerita Perjalanan dari Motocross hingga Mengejar Mimpi ke MotoGP2026-11-03 14:15:42
09:28Veda Ega Pratama Buka Suara soal Hakim Danish, Rivalitas Indonesia-Malaysia di Moto32026-11-03 09:13:22
56:18Update Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, Mulai Taisei Marukawa, Dean Zandbergen, hingga Markus Pall Ellertsson2026-10-31 16:32:52
04:55Erick Thohir Ungkap Sisi Lain Pemain Timnas Indonesia di The Longest Wait: Pengorbanan di Balik Perjuangan Garuda2026-10-29 20:17:47
21:34Dari Debut hingga Mimpi ke Piala Dunia, Kisah Beckham Putra di Balik Layar Timnas Indonesia2026-10-27 17:50:02
12:29Bola Break: Karim Rossi Ungkap Bek Paling Sulit Dihadapi di Liga Indonesia, Sebut William Pacheco2026-10-24 17:17:21
11:57Bola Break: Karim Rossi Kenang Dewa United, Sebut Suporter Indonesia dan Maroko Sama-Sama Gila Bola2026-10-23 21:13:58
10:15Bola Break: Karim Rossi Blak-blakan soal Sepak Bola Indonesia dan Asia, Tak Lebih Mudah dari Eropa2026-10-22 19:04:01
05:00EKSKLUSIF! Bola Break: Karim Rossi Sempat Masuk Radar Timnas Swiss, Singgung Pemain Lokal di Liga Indonesia2026-10-20 19:02:53
09:39Elias Dolah Nilai Timnas Indonesia Makin Kuat, Kenang Final Piala AFF 2020 Kontra Thailand2026-10-16 22:11:04
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9388933/original/096172400_1793689684-20261103_veda-ega_hub1-e4763c.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9388664/original/037764300_1793672003-bola-break-veda-ega-pratama-vs-hakim-danish-8287b6.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9387121/original/094567400_1793434493-bola-break-kemenhum-2-acc454.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9385911/original/061806600_1793279867-20261029_erick-thohir-the-longest-wait-b5cb5f.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9383787/original/077666500_1793098202-bola-break-the-longest-wait-32a134.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9381596/original/056755100_1792835828-karim-rossi-hub03-766bf1.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9381198/original/047134900_1792763905-karim-rossi-hub02-a10371.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9380322/original/032756200_1792669056-karim-rossi-hub01-2fbac1.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9378293/original/028006300_1792496523-bola-break-karim-rossi-63ed82.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9375571/original/010367700_1792159520-elias-dolah_hub03-5c2e85.png)