Leo Akui Terlalu Terburu-buru, Langkah di Indonesia Open 2026 Terhenti di Babak Pertama

Bola2026-06-03 08:00:07
OlehMuhammad Iqbal Ichsan
Diperbaharui 03 Jun 2026, 08:00 WIB
Diterbitkan03 Jun 2026, 08:00 WIB

Langkah ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, harus terhenti lebih cepat di Indonesia Open 2026. Pasangan andalan tuan rumah itu tersingkir pada babak pertama setelah kalah dari wakil Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Leo/Daniel menyerah melalui pertandingan tiga gim dengan skor 16-21, 21-13, dan 19-21. Kekalahan tersebut membuat Indonesia kehilangan satu wakil potensial di sektor ganda putra sejak hari pertama turnamen.

Selepas pertandingan, Leo menilai kekalahan tersebut bukan disebabkan hilangnya fokus saat bertanding. Menurutnya, faktor utama justru berasal dari banyaknya kesalahan yang dilakukan pasangan Indonesia sendiri.

Beberapa poin penting yang seharusnya bisa diamankan justru berakhir menjadi keuntungan lawan. Situasi tersebut membuat mereka kesulitan menjaga momentum, terutama pada gim penentuan.

Leo juga menilai permainan mereka cenderung terlalu terburu-buru dalam sejumlah momen penting. Keinginan untuk segera menyelesaikan reli justru membuat pasangan Indonesia kehilangan ketenangan dalam mengontrol jalannya pertandingan.

Padahal saat mampu bermain lebih sabar, Leo/Daniel sempat menunjukkan kualitas mereka dengan merebut gim kedua secara meyakinkan. Namun konsistensi tersebut gagal dipertahankan hingga akhir laga.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Wakil Taiwan tampil disiplin dan mampu memanfaatkan setiap kesalahan yang dilakukan pasangan Indonesia.

Pada gim ketiga, Leo/Daniel sempat memberikan perlawanan sengit dan menjaga peluang untuk membalikkan keadaan. Namun sejumlah kesalahan pada poin-poin krusial membuat mereka gagal mengamankan kemenangan.

Hasil ini menjadi evaluasi penting bagi Leo/Daniel yang sebelumnya menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa turnamen internasional. Mereka diharapkan mampu segera bangkit menghadapi agenda turnamen berikutnya.

Meski gagal melangkah jauh di Indonesia Open 2026, pengalaman tersebut diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi Leo/Daniel untuk meningkatkan konsistensi permainan saat menghadapi lawan-lawan elite dunia.