EKSKLUSIF! Sentuhan Luis Estrela: Ubah Cara Main dan Mentalitas Pemain Timnas Futsal Putri Indonesia

Bola2026-05-19 19:00:00
OlehAbdul Aziz
Diperbaharui 19 May 2026, 19:00 WIB
Diterbitkan19 May 2026, 19:00 WIB

Pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia, Luis Estrella, akhirnya buka suara soal alasan dirinya menerima tawaran melatih skuad Garuda Pertiwi. Dalam wawancara eksklusif bersama Bola Break, pelatih asal Portugal itu mengaku tertarik dengan tantangan besar membangun futsal putri Indonesia dari sisi mentalitas hingga sistem pembinaan pemain muda.

Luis mengungkapkan dirinya sudah mencapai banyak hal selama berkarier di Portugal. Ia pernah bermain untuk Benfica, menjadi juara bersama klub dan tim nasional, hingga bekerja dalam pengembangan metodologi futsal di Portugal. Karena itu, ia merasa membutuhkan tantangan baru di luar Eropa.

Kesempatan tersebut datang ketika Federasi Futsal Indonesia menghubunginya untuk mengikuti proses wawancara pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia. Setelah mempelajari perkembangan sepak bola dan futsal Indonesia, Luis merasa tertarik dengan proyek besar yang sedang dibangun federasi.

Luis juga mengaku memiliki visi yang sama dengan Michael Sianipar terkait pengembangan futsal Indonesia, terutama dalam pembangunan kompetisi, pembinaan usia muda, hingga pembentukan mentalitas pemain yang lebih profesional.

Menurut Luis, pemain futsal putri Indonesia sebenarnya memiliki kualitas teknik dan talenta yang sangat besar. Ia bahkan menyebut kemampuan individu pemain Indonesia tidak kalah dibanding pemain Portugal yang saat ini menjadi salah satu kekuatan dunia futsal.

Namun, pelatih berusia 39 tahun itu menilai masalah terbesar pemain Indonesia bukan terletak pada bakat, melainkan disiplin di luar lapangan. Luis menyoroti pola makan, kebiasaan latihan fisik, waktu istirahat, hingga mentalitas profesional yang menurutnya masih harus ditingkatkan.

Karena itu, Luis mulai melakukan regenerasi skuad dengan memberi kesempatan lebih besar kepada pemain muda. Ia menilai pemain usia muda lebih mudah dibentuk untuk memiliki budaya kerja dan mentalitas baru dibanding pemain yang sudah terlalu lama berada di zona nyaman.

Hasilnya mulai terlihat ketika Timnas Futsal Putri Indonesia berhasil meraih medali perak SEA Games. Meski bangga dengan pencapaian tersebut, Luis menegaskan dirinya belum puas karena target utamanya tetap membawa Indonesia menjadi juara.

Selain fokus ke tim senior, Luis kini juga mulai membangun fondasi jangka panjang melalui pembentukan tim nasional kelompok umur U-16 dan U-19. Ia bersama federasi sedang melakukan scouting besar-besaran demi membangun database pemain muda potensial dari berbagai daerah di Indonesia.

Luis juga menyoroti masalah kompetisi futsal putri Indonesia yang menurutnya masih terlalu singkat. Ia berharap durasi kompetisi WPFL bisa diperpanjang agar pemain memiliki lebih banyak pertandingan kompetitif dan berkembang lebih baik untuk masa depan Timnas Futsal Putri Indonesia.