Bali United Bungkam Bhayangkara FC 4-1, Euforia Suporter Pecah!

Bola2026-05-18 10:47:49
OlehMuhammad Daffa Satrio
Diperbaharui 18 May 2026, 10:47 WIB
Diterbitkan18 May 2026, 10:47 WIB

Bali United menutup laga kandang terakhir musim ini dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (17/5/2026). Pertandingan berlangsung panas hingga diwarnai aksi suporter yang menyalakan suar, petasan, dan kembang api di tribune stadion.

Atmosfer stadion mulai memanas ketika Bali United tampil dominan sejak awal pertandingan. Dukungan penuh suporter membuat Serdadu Tridatu bermain agresif dan terus menekan pertahanan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Gol demi gol yang tercipta membuat suasana Stadion Dipta semakin bergemuruh. Suporter Bali United beberapa kali menyalakan flare dan cerawat untuk merayakan keunggulan tim tuan rumah.

Situasi semakin memuncak pada menit ke-90+3 ketika petasan dan suar dinyalakan secara bersamaan dari tribun penonton. Asap tebal langsung memenuhi sebagian area stadion hingga mengganggu jalannya pertandingan.

Wasit Naufal Adya Fairuski akhirnya memutuskan menghentikan pertandingan selama beberapa menit demi alasan keamanan. Para pemain sempat menunggu hingga kondisi lapangan kembali memungkinkan untuk melanjutkan laga.

Meski sempat terhenti, pertandingan akhirnya kembali berjalan hingga peluit panjang dibunyikan. Bali United sukses memastikan kemenangan telak 4-1 di hadapan ribuan pendukungnya sendiri.

Laga tersebut menjadi pertandingan terakhir Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada musim ini. Momen itu membuat atmosfer stadion terasa emosional karena suporter memberikan dukungan penuh sepanjang pertandingan.

Sorotan juga tertuju kepada penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Ilija Spasojevic. Eks pemain Bali United tersebut ikut memberikan komentar usai pertandingan dan kembali mendapat sambutan hangat dari publik Stadion Dipta.

Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Bali United menjelang akhir musim Super League 2025/2026. Penampilan agresif dan dukungan luar biasa suporter menjadi kombinasi yang membawa Serdadu Tridatu tampil dominan.