Persija Sikat Persijap 2-0, Mauricio Souza: Masih Buang-buang Peluang!

Bola2026-05-05 11:31:25
OlehBayu Kurniawan Santoso
Diperbaharui 05 May 2026, 11:31 WIB
Diterbitkan05 May 2026, 11:31 WIB

Persija Jakarta meraih kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara pada pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin (4/5/2026) malam WIB. Meski berhasil membawa pulang tiga poin, pelatih Mauricio Souza menilai performa timnya masih belum maksimal.

Macan Kemayoran tampil dominan sejak awal pertandingan dan mampu mengontrol jalannya laga. Namun, mereka kesulitan membongkar pertahanan Persijap hingga babak pertama berakhir tanpa gol.

Kebuntuan baru pecah di babak kedua lewat gol Rayhan Hanan pada menit ke-64. Persija kemudian menambah keunggulan di masa injury time melalui Gustavo Almeida pada menit ke-90+9.

Mauricio Souza mengakui bahwa timnya menghadapi perlawanan yang cukup sengit dari tuan rumah. Ia juga menilai kualitas Persijap tidak mencerminkan posisi mereka di papan bawah klasemen.

“Saya pikir kami melakukan tugas dengan baik. Persijap adalah tim yang terorganisasi dengan baik dan memiliki pemain dengan kualitas individu yang bagus,” ujar Mauricio dalam konferensi pers usai laga.

Meski demikian, pelatih asal Brasil tersebut menyoroti efektivitas lini depan timnya. Menurutnya, Persija seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol dari sejumlah peluang yang tercipta.

“Kami mampu mengontrol pertandingan dan menciptakan peluang. Namun, kami belum bisa memaksimalkannya dengan baik. Meski begitu, saya yakin tim ini sudah bekerja maksimal dan layak menang,” tambahnya.

Sementara itu, bek Persija Shayne Pattynama mengaku puas dengan performa tim, terutama dalam hal organisasi permainan dan komunikasi di lapangan.

“Kami bermain cukup baik, terutama di babak pertama. Kami sabar dalam membangun serangan dan bisa mengontrol permainan. Selain itu, lini pertahanan juga tampil solid hingga mencatatkan cleansheet,” ujar Shayne.

Namun, ia juga mengakui tim sempat kehilangan fokus setelah unggul.

“Setelah 1-0, kami tidak bermain seperti biasanya. Terlalu banyak duel dan kehilangan kontrol. Itu yang harus kami perbaiki ke depan,” katanya.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persija dalam menjaga posisi di klasemen. Meski demikian, evaluasi tetap diperlukan, terutama dalam meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir agar lebih tajam di laga-laga berikutnya.