Akhirnya Bertemu! Fadly Alberto dan Rakha Berdamai Usai Insiden Kung Fu

Bola2026-04-22 18:08:49
OlehBayu Kurniawan Santoso
Diperbaharui 22 Apr 2026, 18:08 WIB
Diterbitkan22 Apr 2026, 18:08 WIB

Pemain Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto Hengga, menunjukkan itikad baik dengan mendatangi Dewa United Arena, Tangerang, untuk meminta maaf secara langsung kepada Rakha Nurkholis usai insiden di EPA Super League U-20 2025/2026.

Dalam pertemuan tersebut, Fadly dan Rakha terlihat saling bersalaman dan berangkulan. Momen itu menjadi penanda berakhirnya ketegangan yang sempat terjadi akibat aksi tendangan keras yang dilakukan Fadly dalam pertandingan sebelumnya.

Rakha Nurkholis, yang menjadi korban dalam insiden tersebut, menerima permintaan maaf dari Fadly. Kedua pemain muda itu tampak menunjukkan sikap sportif dan kedewasaan dalam menyikapi situasi.

Fadly mengakui bahwa tindakannya terjadi karena emosi yang tidak terkontrol di lapangan. Ia menyadari perbuatannya tidak pantas dan merugikan banyak pihak, termasuk tim dan dirinya sendiri.

Langkah mendatangi langsung korban menjadi bentuk tanggung jawab yang diambil Fadly di tengah sorotan publik dan potensi sanksi dari Komite Disiplin PSSI.

Insiden tersebut sebelumnya menjadi perhatian luas karena dinilai sebagai pelanggaran serius dalam pertandingan usia muda. Komdis PSSI pun dikabarkan tengah menyiapkan sanksi atas tindakan tersebut.

Meski berada dalam situasi sulit, Fadly menegaskan keinginannya untuk tetap melanjutkan karier sebagai pesepak bola. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting untuk mengontrol emosi dan bersikap lebih profesional di masa depan.

Di sisi lain, sikap Rakha yang menerima permintaan maaf juga mendapat apresiasi sebagai bentuk sportivitas di level pemain muda.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa sepak bola tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga nilai-nilai fair play dan tanggung jawab. Kedua pemain diharapkan dapat mengambil pelajaran berharga demi perkembangan karier mereka ke depan.