Persija Jakarta Gagal Clean Sheet Lagi, Ini Evaluasi Rizky Ridho

Bola2026-03-04 08:04:12
OlehAbdul Aziz
Diperbaharui 04 Mar 2026, 08:04 WIB
Diterbitkan04 Mar 2026, 08:04 WIB

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya kembali gagal mengamankan kemenangan saat menjamu Borneo FC pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026.

Bermain di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026) malam WIB, Persija harus puas berbagi poin setelah laga berakhir 2-2. Hasil tersebut membuat Macan Kemayoran kehilangan dua poin penting dalam persaingan papan atas.

“Sayang sekali kita harus buang dua poin lagi di kandang. Semua tentu kecewa dengan hasil ini. Kita ingin memberikan tiga poin supaya semakin dekat ke klasemen atas sesuai target juara,” ujar Ridho dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Meski demikian, bek Timnas Indonesia itu menegaskan peluang Persija untuk menjadi juara belum tertutup. Dengan sekitar 10 hingga 11 pertandingan tersisa, Ridho menyebut setiap laga akan diperlakukan seperti partai final.

“Asa kita menjadi juara masih belum tertutup. Kita akan fight terus di setiap pertandingan karena sisa laga menurut saya semuanya final,” tegasnya.

Dalam beberapa pertandingan terakhir, Persija juga tercatat kesulitan menjaga clean sheet. Tim ibu kota kerap kebobolan, termasuk pada menit-menit krusial.

Menanggapi hal itu, Ridho menilai faktor konsentrasi dan kesalahan individu menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

“Jarang clean sheet karena kita kebobolan di menit akhir atau pertengahan laga. Mungkin kita harus lebih fokus dan lebih konsentrasi lagi. Ada kesalahan individu yang mengakibatkan kebobolan,” jelasnya.

Ia menambahkan seluruh pemain harus lebih disiplin dalam menjalankan instruksi pelatih agar kesalahan serupa tidak terulang.

“Kita harus mengikuti apa yang diinstruksikan pelatih dengan baik dan disiplin supaya ke depan bisa lebih baik lagi,” kata Ridho.

Hasil imbang melawan Borneo FC membuat persaingan di papan atas BRI Super League semakin ketat. Bagi Persija, konsistensi dan ketenangan dalam menjaga keunggulan akan menjadi kunci untuk tetap bersaing hingga akhir musim.