Jadi Satu-satunya Harapan Indonesia di Asia, Dewa United Jaga Asa!

Bola2026-02-23 10:08:25
OlehMuhammad Iqbal Ichsan
Diperbaharui 23 Feb 2026, 10:08 WIB
Diterbitkan23 Feb 2026, 10:08 WIB

Pelatih Jan Olde Riekerink menegaskan komitmen Dewa United untuk tetap tampil maksimal di tengah jadwal padat, termasuk saat menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang masih bertahan di kompetisi Asia musim ini.

Dalam tiga pekan terakhir, Dewa United telah memainkan enam pertandingan. Empat laga dijalani di kompetisi domestik BRI Super League, sementara dua lainnya berlevel Asia.

“Kami sudah memainkan enam pertandingan dalam tiga minggu. Kami tidak bisa selalu menurunkan pemain dengan durasi penuh. Ada pemain yang maksimal hanya 45 atau 65 menit. Kami harus mengelola kondisi mereka,” ujar Riekerink.

Menurut pelatih asal Belanda itu, seluruh pertandingan memiliki nilai yang setara, baik di level domestik maupun Asia. Ia menegaskan bahwa Dewa United membawa tanggung jawab lebih besar karena mewakili klub sekaligus nama Indonesia di kancah internasional.

“Empat pertandingan di liga dan dua di Asia. Semua sama pentingnya. Kami membawa nama klub dan membawa nama Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri,” tegasnya.

Riekerink menyebut kemenangan terbaru timnya tidak lepas dari faktor mental pemain. Jadwal yang rapat menjadi ujian konsistensi dan daya tahan skuad.

“Saya melihat kemenangan tadi karena faktor mental. Jadwal sangat sulit, tetapi kami harus tetap fokus,” katanya.

Dewa United dipastikan menghadapi lawan-lawan tangguh, baik di kompetisi domestik maupun Asia. Namun, Riekerink menekankan pentingnya pendekatan profesional dan konsisten dalam setiap pertandingan.

Ia memastikan tim pelatih selalu mempersiapkan setiap laga dengan tingkat keseriusan yang sama. Rotasi pemain pun menjadi strategi penting untuk menjaga kebugaran skuad di tengah intensitas pertandingan yang tinggi.

Dengan posisi sebagai wakil Indonesia di Asia, Dewa United memikul ekspektasi besar. Riekerink menegaskan timnya siap menghadapi tantangan tersebut dan berupaya menjaga performa di dua kompetisi secara bersamaan.

“Kami sadar kami mewakili Liga Indonesia dan Indonesia di kompetisi ini. Itu tanggung jawab yang harus kami jaga,” tutupnya.

Di tengah kalender yang padat dan tekanan persaingan, Dewa United berupaya menunjukkan konsistensi performa sebagai representasi sepak bola Indonesia di level Asia maupun di BRI Super League musim 2025/2026.