Persija Jakarta sukses mengamankan kemenangan penting saat menjamu Madura United pada pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat (23/1/2026) malam WIB, Macan Kemayoran menang dengan skor 2-0. Hasil ini membawa Persija untuk sementara menjauh dari kejaran Malut United di papan klasemen. Tim ibu kota kini menempati peringkat ketiga dengan koleksi 38 poin, unggul empat angka dari Malut United yang belum memainkan laga pekan ke-18. Kemenangan tersebut diraih Persija dalam kondisi yang tidak ideal. Tim asuhan pelatih Persija mengalami krisis pemain, terutama di lini tengah, setelah Fabio Calonego, Ryo Matsumura, Van Basty Sousa, dan Hanif Sjahbandi harus absen. Situasi itu memaksa pelatih melakukan penyesuaian. Jordi Amat yang berposisi sebagai bek tengah harus dimainkan sebagai gelandang untuk menutup kekosongan di sektor tengah lapangan. Sepanjang pertandingan, Persija tampil kurang menjanjikan dalam membangun serangan. Madura United beberapa kali mampu memberi tekanan dan membuat laga berjalan cukup ketat, terutama pada babak pertama. Gol pembuka Persija akhirnya tercipta pada menit ke-44. Penalti diberikan setelah Gustavo Almeida dijatuhkan oleh bek Madura United, Mendonca, di kotak terlarang. Wasit sempat meninjau insiden tersebut melalui VAR sebelum menunjuk titik putih. Gustavo Almeida yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakannya gagal dibendung kiper Madura United, Mochammad Dicky Indrayana, yang sejatinya tampil impresif di bawah mistar. Drama kembali terjadi di penghujung babak kedua. Persija mendapatkan penalti kedua yang dieksekusi oleh Maxwell. Pada kesempatan pertama, tendangannya mampu ditepis Dicky Indrayana. Namun, setelah kembali meninjau VAR, wasit memutuskan penalti harus diulang. Pada kesempatan kedua, Maxwell tidak menyia-nyiakan peluang dan berhasil menggandakan keunggulan Persija. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persija untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen sekaligus menunjukkan daya juang tinggi meski dilanda krisis pemain.
02:48
05:00
05:00
01:23
05:00
03:13
04:41
02:09
05:00
05:00