Momen viral yang memperlihatkan sang legenda Persija Jakarta, Ismed Sofyan membiarkan Falcao melakukan salto dalam laga X Series 2 akhirnya mendapat penjelasan. Legenda Persija Jakarta itu menegaskan tindakannya bukan tanpa alasan, melainkan bentuk penghormatan kepada legenda futsal dunia asal Brasil. Ismed Sofyan mengaku sangat menghormati kehadiran Falcao yang datang ke Indonesia untuk berbagi ilmu dan keterampilan futsal. Menurutnya, Falcao tidak bermain keras, melainkan menampilkan kualitas teknik individu yang menjadi ciri khasnya sepanjang karier. Meski telah pensiun, Falcao dinilai Ismed masih memiliki kemampuan yang layak ditunjukkan kepada publik. Karena itu, Ismed sengaja membiarkan momen salto tersebut agar masyarakat dapat melihat kualitas sang legenda. Selain membahas momen viral, Ismed juga mengungkapkan kesannya mengikuti X Series 2. Turnamen yang berlangsung di GOR UNJ, Rawamangun, Jakarta, ini menjadi pengalaman keduanya setelah sebelumnya tampil di X Series pertama. Ia menilai persaingan di X Series 2 jauh lebih kompetitif. Empat tim yang berpartisipasi dihuni pemain-pemain notabel, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Perbedaan mencolok terlihat dari komposisi pemain. Jika pada X Series pertama banyak diisi kreator konten dan figur publik, edisi kedua menghadirkan bintang futsal dunia seperti Falcao dan Ricardinho. Meski demikian, Ismed menilai sejumlah aturan pertandingan cukup berbeda dengan sepak bola lapangan. Beberapa regulasi membuat pemain harus cepat beradaptasi dengan situasi permainan. Ketertarikan Ismed kembali bermain di X Series didorong oleh keinginan mencari pengalaman baru. Sistem kick-off, penggunaan kartu dengan aturan khusus, serta tuntutan membaca skor menjadi tantangan tersendiri. Untuk penyelenggaraan berikutnya, Ismed berharap X Series bisa lebih mengedepankan sisi hiburan. Kehadiran legenda dunia maupun legenda Indonesia dinilai mampu membuat pertandingan lebih fun dan mengurangi intensitas gesekan. Ismed juga membagikan pengalamannya berhadapan langsung dengan Falcao dan Ricardinho. Meski selama ini hanya menyaksikan mereka lewat video dan berita, ia mengaku kagum karena kedua legenda tersebut tetap rendah hati dan menunjukkan rasa hormat kepada semua pemain di lapangan.
02:32
02:39
01:54
05:05
03:39
05:00
02:27
01:54
04:05
02:15