Laga big match antara Persib Bandung dan Persija Jakarta pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 akan dipimpin wasit elite asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (11/1/2026) sore WIB. Meski demikian, pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza justru lebih menyoroti peran Video Assistant Referee (VAR) ketimbang penunjukan wasit asing untuk memimpin pertandingan sarat gengsi tersebut. Souza menilai kualitas wasit lokal di Indonesia sebenarnya sudah cukup baik dalam mengendalikan jalannya pertandingan. Namun, ia menekankan pentingnya keselarasan antara keputusan wasit di lapangan dengan intervensi VAR. "Mengenai wasit, saya menilai wasit lokal juga sangat baik. Tetapi, harus lebih selaras dengan VAR. VAR harus sangat tepat dalam melakukan intervensi," ujar Souza dalam konferensi pers jelang pertandingan, Sabtu (10/1/2026). Pelatih asal Brasil itu menyinggung bahwa dalam sepak bola modern, jalannya pertandingan tidak sepenuhnya hanya ditentukan oleh pengadil di lapangan. Menurutnya, keputusan dari luar lapangan kerap memiliki pengaruh besar terhadap hasil akhir. "Saat ini kita tahu bahwa pertandingan tidak hanya dikendalikan oleh wasit di lapangan. Sering kali intervensi dari luar bisa membantu atau justru mengganggu jalannya pertandingan," tutur juru taktik berusia 51 tahun tersebut. Sorotan terhadap VAR bukan tanpa alasan. Masih segar dalam ingatan, Persija Jakarta sempat menelan kekalahan kontroversial 0-1 dari Semen Padang pada pekan ke-15 BRI Super League di Stadion Haji Agus Salim, Padang, 22 Desember 2025, usai adanya intervensi VAR yang menuai perdebatan. Meski tidak merinci kembali insiden tersebut, Souza berharap perangkat VAR yang bertugas pada laga Persib kontra Persija dapat bekerja secara teliti dan profesional demi terciptanya pertandingan yang adil bagi kedua tim. "Saya berharap VAR bisa memimpin pertandingan dengan baik dan cerdas dalam setiap intervensi," tegas Souza. Pertandingan Persib melawan Persija diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi, tidak hanya karena rivalitas panjang kedua tim, tetapi juga karena pentingnya laga ini dalam persaingan papan atas BRI Super League musim 2025/2026.
02:01
01:49
05:00
02:21
05:00
01:54
01:55
02:52
05:00
05:00