Arema FC harus menelan kekalahan menyakitkan saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (30/12/2025). Hasil minor tersebut tak lepas dari blunder yang dilakukan gelandang Arema, M. Rafli, di menit-menit akhir pertandingan yang langsung mengubah jalannya laga. Rafli masuk pada menit ke-86 menggantikan Julian Guevara dengan harapan menambah keseimbangan di lini tengah. Namun hanya berselang tiga menit, ia kehilangan penguasaan bola saat banyak pemain Arema sudah naik menyerang, membuka ruang lebar bagi Persita melancarkan serangan balik cepat. Situasi tersebut dimaksimalkan Persita Tangerang dengan baik. Serangan balik berujung gol penentu kemenangan yang dicetak Andrejic Aleksa, membuat publik Kanjuruhan terdiam dan Arema FC gagal mengamankan poin di kandang sendiri. Peluit panjang menjadi momen emosional bagi M. Rafli. Ia terlihat tak kuasa menahan tangis di tengah lapangan dan langsung mendapat dukungan dari pelatih Arema FC, Marcos Santos, yang berusaha menenangkannya di hadapan ribuan penonton. Tak hanya dari tim sendiri, empati juga datang dari kubu lawan. Asisten pelatih Persita, Jan Saragih, turut menghampiri Rafli, sementara rekan-rekan setimnya bergantian memberi pelukan sebagai bentuk dukungan moril. Meski demikian, rasa bersalah membuat Rafli memilih meninggalkan lapangan lebih cepat. Ia menutupi wajahnya dengan jersey sembari mengangkat kedua tangan sebagai tanda permohonan maaf kepada Aremania yang tetap setia memberikan dukungan di Stadion Kanjuruhan.