logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Wonderkid Balap Indonesia Kiandra Ramadhipa, Cerita Karier dan Makna Tangis di Podium Catalunya

Bola30 Desember 2025
M
OlehMuhammad Daffa Satrio
Diperbaharui 30 Des 2025, 18:26 WIB
Diterbitkan 30 Des 2025, 18:05 WIB
Copy Link
Batalkan

Nama Kiandra Ramadhipa tengah menjadi sorotan publik pecinta balap Tanah Air setelah mencatatkan prestasi sensasional di European Talent Cup. Pada balapan yang digelar di sirkuit Eropa musim ini, pebalap muda Indonesia tersebut mampu finis pertama meski memulai balapan dari posisi start ke-24, sebuah pencapaian yang menegaskan kualitas, mental juara, serta daya juang tinggi di level internasional. Prestasi tersebut tidak datang secara instan. Ketertarikan Kiandra pada dunia balap tumbuh sejak usia dini, dipengaruhi langsung oleh lingkungan keluarga. Sang ayah, yang memiliki latar belakang sebagai pebalap tingkat nasional, menjadi figur sentral yang mengenalkan dunia balap sekaligus membentuk disiplin, mental bertanding, dan konsistensi latihan Kiandra sejak kecil. Perjalanan karier Kiandra dimulai dari balap sepeda BMX, mengikuti jejak sang kakak. Pada usia 4 tahun, ia mulai mencoba motocross mini dan setahun kemudian sudah turun di ajang balapan. Pengalaman di lintasan tanah ini menjadi fondasi penting dalam membentuk keberanian, kontrol motor, dan insting balap sebelum beralih ke lintasan aspal. Memasuki usia 7 tahun, Kiandra mulai menekuni Mini GP, menandai peralihannya ke dunia road race. Proses adaptasi dari motocross ke balap aspal menghadirkan tantangan teknis yang tidak ringan, mulai dari pemahaman racing line, pengereman, hingga konsistensi fisik, namun Kiandra mampu menunjukkan perkembangan signifikan. Titik balik karier Kiandra terjadi pada 2022, saat ia berhasil lolos seleksi Astra Honda Racing School di usia 12 tahun. Program pembinaan ini menilai tidak hanya kemampuan balap di atas motor, tetapi juga aspek fisik, sikap profesional, pemahaman regulasi balap, hingga kemampuan akademik seperti bahasa Inggris sebagai bekal tampil di level internasional. Perkembangan Kiandra pun terbilang pesat setelah menjalani pembinaan tersebut. Pada 2023, ia naik kelas dengan tampil di Honda Thailand Talent Cup, sebelum akhirnya melangkah ke kejuaraan Asia pada 2024. Di kelas Asia Production 250, Kiandra menunjukkan performa kompetitif dan konsistensi sebagai pebalap muda Indonesia. Momen tangis Kiandra di podium Catalunya menjadi simbol emosional dari perjalanan panjang tersebut. Air mata itu merepresentasikan kerja keras sejak usia belia, pengorbanan keluarga, serta tekanan besar beradaptasi dengan atmosfer balap Eropa yang memiliki standar dan persaingan sangat tinggi. Kini, Kiandra Ramadhipa digadang-gadang sebagai salah satu wonderkid balap motor Indonesia yang memiliki peluang besar menembus pentas balap dunia. Dengan usia yang masih muda, pengalaman internasional yang terus bertambah, serta mental bertanding yang telah teruji, Kiandra dinilai memiliki modal kuat untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah global.

  • Kiandra Ramadhipa
  • Astra Honda Racing School
  • Wonderkid
  • Pembalap Indonesia
  • Bola Break
  • Video Bola.com
  • berita video
  • catalunya
  • news04:06
    Komentar Jordi Amat usai Persija Jakarta Gilas Madura United hingga Tak Kesulitan Main di Posisi Gelandang!
    Bola18 jam yang lalu
  • news05:00
    Resmi Pakai Kelme, Begini Respons Michael Victor Sianipar soal Jersey Timnas Futsal Indonesia
    Bola19 jam yang lalu
  • news05:00
    John Herdman Nilai Apparel Baru Timnas Indonesia Bawa Energi dan Semangat Baru!
    Bola20 jam yang lalu
  • news05:00
    PSSI Ungkap Alasan Pilih Kelme: Kalahkan Adidas dan Erspo Jadi Apparel Baru Timnas Indonesia
    Bola20 jam yang lalu
  • news01:29
    Pernah Bermasalah di PSIM, Kelme Janjikan Produksi dan Distribusi Jersey Timnas Indonesia Mulus
    Bola20 jam yang lalu
  • news01:33
    Thales Lira Respons Isu Panas Balik ke Arema FC hingga Persaingan dengan Paulo Ricardo
    Bolasehari yang lalu
  • news01:53
    Resmi Berseragam Persija Jakarta, Ini Reaksi Mauricio Souza soal Kedatangan Shayne Pattynama
    Bolasehari yang lalu
  • news05:00
    Komentar Mauricio Souza dan Thales Lira usai Persija Jakarta Taklukkan Madura United di Kandang
    Bolasehari yang lalu
  • news02:48
    Kelme Resmi Jadi Apparel Baru Timnas Indonesia Selama 4 Tahun!
    Bolasehari yang lalu
  • news05:00
    Dari Trofi Piala Dunia, Gilberto Silva Kirim Harapan untuk Timnas Indonesia
    Bolasehari yang lalu