logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Momen Langka! Lee Chong Wei dan Taufik Hidayat Duduk Bareng di Final SEA Games 2025

Bola15 Desember 2025
B
OlehBayu Kurniawan Santoso
Diperbaharui 15 Des 2025, 09:32 WIB
Diterbitkan 15 Des 2025, 09:02 WIB
Copy Link
Batalkan

Final tunggal putra bulutangkis SEA Games 2025 menghadirkan suasana berbeda. Bukan hanya karena laga bertajuk All Indonesian antara Alwi Farhan melawan Moh Zaki Ubaidillah, tetapi juga kehadiran dua legenda besar bulutangkis dunia, Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei. Keduanya terlihat duduk berdampingan di tribun penonton saat menyaksikan laga final yang digelar di kompleks Thammasat University Rangsit, Pathum Thani, Minggu (14/12/2025). Sorot mata serius dan ekspresi tenang memperlihatkan betapa keduanya masih menikmati atmosfer pertandingan di level tertinggi, meski kini berstatus legenda. Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei memiliki sejarah rivalitas panjang saat masih aktif sebagai atlet. Selama karier profesional mereka, kedua pemain telah bertemu sebanyak 23 kali di berbagai turnamen internasional. Lee Chong Wei tercatat unggul dengan 15 kemenangan, menjadikannya salah satu lawan tersulit yang pernah dihadapi Taufik. Rivalitas tersebut pernah mewarnai era keemasan bulutangkis Asia, dengan duel-duel yang selalu dinantikan publik. Taufik dikenal dengan backhand satu tangan ikonik dan sentuhan halus di net, sementara Lee Chong Wei mengandalkan kecepatan, stamina, dan konsistensi luar biasa. Di SEA Games 2025, keduanya hadir bukan sebagai pesaing, melainkan sebagai saksi dan bagian dari sejarah. Usai laga final, Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei mendapat kehormatan untuk mengalungkan medali kepada para finalis. Momen tersebut disambut antusias penonton dan menjadi simbol estafet generasi bulutangkis Asia Tenggara. Kehadiran dua legenda ini memberi nilai lebih pada final tunggal putra SEA Games 2025. Tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga panggung nostalgia yang mempertemukan masa lalu dan masa depan bulutangkis regional.

  • Taufik Hidayat
  • Lee Chong Wei
  • Bulutangkis
  • SEA Games 2025
  • SEA Games 2025 Thailand
  • Bola.com Goes to Thailand
  • berita video
  • Video Bola.com
  • news01:55
    Ditempa Tekanan dan Mental Juara, Alwi Farhan Bongkar Proses di Balik 'Public Speaking' yang Matang
    Bola4 jam yang lalu
  • news01:56
    Resep Alwi Farhan Menjinakkan Tekanan dan Menjawab Ekspektasi usai Juara Indonesia Masters 2026
    Bola4 jam yang lalu
  • news05:00
    Malam Milik Alwi Farhan: Indonesia Masters 2026 Berakhir Manis usai Taklukkan Tunggal Putra Thailand
    Bola5 jam yang lalu
  • news43:05
    EKSKLUSIF! Jordy Wehrmann: Halo Coach John Herdman, Saya Siap Bela Timnas Indonesia!
    Bola7 jam yang lalu
  • news04:06
    Komentar Jordi Amat usai Persija Jakarta Gilas Madura United hingga Tak Kesulitan Main di Posisi Gelandang!
    Bola2 hari yang lalu
  • news05:00
    Resmi Pakai Kelme, Begini Respons Michael Victor Sianipar soal Jersey Timnas Futsal Indonesia
    Bola2 hari yang lalu
  • news05:00
    John Herdman Nilai Apparel Baru Timnas Indonesia Bawa Energi dan Semangat Baru!
    Bola2 hari yang lalu
  • news05:00
    PSSI Ungkap Alasan Pilih Kelme: Kalahkan Adidas dan Erspo Jadi Apparel Baru Timnas Indonesia
    Bola2 hari yang lalu
  • news01:29
    Pernah Bermasalah di PSIM, Kelme Janjikan Produksi dan Distribusi Jersey Timnas Indonesia Mulus
    Bola2 hari yang lalu
  • news01:33
    Thales Lira Respons Isu Panas Balik ke Arema FC hingga Persaingan dengan Paulo Ricardo
    Bola2 hari yang lalu