Loading iframe...

Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf Usai Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17 2026

Bola 13 May 2026, 15:57 WIB

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan permintaan maaf usai Garuda Muda gagal melangkah ke fase berikutnya di Piala Asia U-17 2026. Indonesia harus tersingkir pada fase grup setelah hanya mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan.

Dalam keterangannya, Kurniawan mengaku bertanggung jawab penuh atas hasil mengecewakan tersebut. Ia menyampaikan permohonan maaf secara pribadi sekaligus sebagai pelatih kepala yang memimpin tim sepanjang turnamen berlangsung.

Timnas Indonesia U-17 sebenarnya sempat membuka peluang setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas China pada laga pertama fase grup. Hasil tersebut sempat membangkitkan harapan Garuda Muda untuk bersaing memperebutkan tiket lolos.

Namun performa Indonesia menurun dalam dua pertandingan berikutnya. Garuda Muda kalah 0-2 dari Qatar sebelum kembali tumbang 1-3 saat menghadapi Jepang di laga terakhir grup.

Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia U-17 harus puas menempati posisi juru kunci klasemen grup. Indonesia gagal bersaing dengan Qatar dan Jepang yang tampil lebih konsisten sepanjang turnamen.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Kurniawan tetap memberikan apresiasi kepada seluruh staf pelatih dan para pemain yang telah bekerja keras selama persiapan hingga pertandingan berlangsung. Ia menilai perjuangan para pemain tetap layak dihargai.

Kurniawan juga menegaskan kegagalan di Piala Asia U-17 2026 bukan akhir dari perjalanan karier para pemain muda Indonesia. Menurutnya, mayoritas pemain masih memiliki peluang besar untuk berkembang di masa depan.

Ia berharap para pemain terus menjaga semangat latihan dan mempertahankan profesionalisme agar mampu berkembang ke level yang lebih tinggi. Pengalaman di turnamen internasional disebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan pemain muda.

Pelatih berusia 49 tahun itu optimistis sejumlah pemain Timnas Indonesia U-17 memiliki potensi untuk melanjutkan karier di kelompok usia berikutnya hingga menembus level tim nasional senior.

Kegagalan Garuda Muda di Piala Asia U-17 2026 diperkirakan akan menjadi bahan evaluasi besar bagi sepak bola usia muda Indonesia, terutama dalam aspek konsistensi permainan dan kesiapan menghadapi tekanan di level internasional.

Oleh Muhammad Daffa Satrio Diperbaharui 13 May 2026, 15:57 WIB
Diterbitkan 13 May 2026, 15:57 WIB